oleh

Aksi Preman Bawah Ampera, Tukang Bakso Babak Belur

SUMEKS.CO – PALEMBANG –Akibat dianiaya komplotan  preman, Rido Satria (23)  tukang bakso warga Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang di bawah Jembatan Ampera Palembang mengalami luka robek di kepala, Selasa (13/1/2021) sekira pukul 16.10 WIB.

Elvita pemilik Bakso dikonfirmasi Sumeks. Co mengatakan kejadian ini berawal dari pegawainya berjualan di TKP menggunakan gerobak. Kemudian datang seorang yang diduga preman berinisial RZ ingin menukar uang Rp 5000 rupiah kepada pegawainya.

“Ternyata uang tersebut robek. Dan pegawai saya sempat protes, namun pelaku tidak mendengarkan dan langsung mengambil uang korban, dan terjadi cekcok” ujar Evita, Kamis (14/1/2021).

Tidak hanya itu, setelah cekcok pelaku bersama rekan -rekannya memukul kepala korban.  Korban sempat melarikan diri ke tempat Evita berjualan tidak jauh dari TKP.

Preman itu juga mengikuti pegawai korban sampai ditempat Evita berjualan.

“Preman itu marah-marah bahkan mengancam akan membunuh pegawai saya. Dan saya katakan jangan marah, kasihan dia hanya berjualan,” kata Evita.

Setelah cekcoknya agak reda,  korban datang ke TKP dan kembali berjualan di tempat yang tadi. Karena baksonya memang masih banyak.

Tiba-tiba datang rombongan sekitar lima orang preman  itu lagi dan langsung mengeroyok pegawainya hingga mengalami luka di kapala.

“Tidak hanya itu mereka juga beramai-ramai merusak gerobak di tempat pegawai saya berjualan hingga hancur,” bebernya.

Atas kejadian tersebut, korban bersama pegawainya melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang kemarin sore.

“Harapan saya agar para pelaku tertangkap dan kami bisa berjualan dengan aman,” bebernya.

Tempat, sama Kapolsek Ilir Timur 1 Palembang Kompol Hardiman melaui Kanit Reskrim Iptu Ghofur, telah membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan polisi dari korban.

“Ya benar korban sudah melapor ke Spkt Polrestabes Palembang, laporan korban dilimpakan ke Polsek Ilir Timur 1, selanjutnya kita lakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya