oleh

Aktivitas Pencarian Dihentikan

PAGARALAM – Operasi pencarian korban kecelakaan bus Sriwijaya di Sungai Lematang Kelurahan Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah ditutup kemarin (30/12). Artinya tidak ada lagi aktivitas apapun di lokasi jatuhnya bus nahas jurusan Bengkulu-Palembang ini.

“Per jam 6 sore tadi (kemarin), operasi SAR sudah resmi kita tutup,”ujar Koordinator Pos SAR Pagaralam, Alparis ZM SSos, ketika dihubungi  kemarin (30/12). “Ini sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku di Basarnas,”katanya lagi.

Dijelaskannya, penutupan itu setelah pihaknya memastikan tidak ada informasi dan tanda-tanda yang berkaitan dengan korban bus Sriwijaya di Sungai Lematang. Pun dengan laporan. “Tidak ada lagi laporan yang masuk ke kepolisian maupun rumah sakit,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya,  dengan ditutupnya operasi SAR itu menandakan bahwa tidak ada lagi aktivitas pencarian korban bus Sriwijaya. Pun dengan pemantauan. Personil yang berasal dari luar Pos SAR Pagaralam juga ditarik.  Meski demikian, Alparis menambahkan, operasi SAR memungkinkan bila dikemudian hari ada laporan baru yang masuk. “Akan kita buka lagi selama tiga hari,”tuturnya.

Bus Sriwijaya terjatuh dalam jurang di kawasan liku Lematang pada Senin malam pekan lalu (23/12). Sebanyak 58 orang penumpang jadi korban.35 orang di antaranya meninggal dan 13 sisanya selamat dan menderita luka-luka. (ald)

Komentar

Berita Lainnya