oleh

Aliansi Pemuda Lapor Pertamina Ada Distribusi Minyak ‘Kencing di Jalan’

-Ekbis-68 views

SUMEKS.CO – Aliansi Pemuda Mura, Lubuklinggau dan Muratara melakukan aksi demo di depan pintu masuk Depot Pertamina Lubuklinggau di Jl Ahmad Yani, Rabu (30/10).

Aksi berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB itu berlangsung tertib dan mendapatkan pengawalan petugas kepolisian.

Ada tiga tuntutan yang disampaikan, pertama mendesak pihak Pertamina memberi sanksi tegas kepada oknum yang diduga menyalahgunakan distribusi BBM (Bahan Bakar Minyak).

“Diduga ada tanki minyak PT yang sudah terang-terangan melakukan praktek kotor atau kencing di jalan,” kata Koordinator Aksi, Faisal Efendi.

Tuntutan kedua yakni meminta pihak kepolisian segera melakukan tindakan-tindakan hukum pada perusahaan distribusi minyak yang terbukti melanggar UU (Undang-undang) migas.

Dan tuntutan ketiga meminta pihak Pertamina segera menormalisasikan kelangkaan BBM, terutama solar dan memberikan pernyataan resmi.

“Pertamina itu harus segera melakukan hal itu. Jadi sudah jelas, terbukti karena jelas mafia migas di tiga wilayah Linggau, Mura dan Muratara,” ungkapnya.

Usai menyampaikan aspirasinya, pihak Depot Pertamina langsung menemui pendemo. Dan aspirasi mereka akan segera ditindaklanjuti sekaligus melakukan pengecekan ulang terhadap keabsahan salah satu PT.

Kepala Depot Pertamina Lubuklinggau, Romi mengatakan bahwa apa yang telah disampaikan dalam aksi tersebut sudah cukup jelas.

“Beberapa poin akan kami tindaklanjuti, kami akan lakukan pengecekan ulang terhadap beberapa keabsahan dokumen atau perizinan PT yang dituju,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau terbukti PT tersebut perizinannya tidak valid, maka dicabut perizinannya. “Yang jelas kalau perizinannya tidak valid, dicabut perizinannya,” kata Romi.

Selain itu untuk mengecek keabsahan perizinan PT dimaksud pihaknya mengaku bisa bekerja menyelesaikan pengecekan sekitar satu bulan.

“Setelah itu kembali ke mekanisme internal perusahaan, karena secara struktur kami tidak terhubung dengan PT itu,” bebernya.

Sedangkan Branch Manager Pemasaran Pertamina Lubuklinggau, Akil mengungkapkan, terkait dengan kelangkaan BBM khususnya solar, pihaknya akan coba cek dan ricek bilamana memang adanya kekurangan-kekurangan kuota.

“Nanti bisa kita sampaikan pada pemerintah daerah, sehingga permasalahan kurangnya suplai solar ataupun premium yang subsidi tadi itu bisa terselesaikan dengan baik,” pungkasnya. (wek)

Komentar

Berita Lainnya