oleh

Alumni Unsri Ingin Pemerintah Terapkan Wajib Militer

PALEMBANG – Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sriwijaya (Unsri), Agung Firman Sampurna, menginginkan adanya penerapan wajib militer oleh Pemerintah Indonesia. Hal tersebut disampaikan Agung pada acara diskusi dan buka bersama IKA Unsri di Griya Agung, Jumat (17/5).

Menurutnya, konsep bela negara yang telah dijalankan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dinilai sudah tidak memadai lagi dalam memberikan pendidikan wawasan kebangsaan bagi masyarakat. Diperlukan pendidikan bela negara dalam skala yang lebih tinggi lagi dan terstruktur.

“Salah satu sistem atau skema yang tengah diwacanakan saat ini yakni dengan menerapkan wajib militer,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Anggota I BPK RI tersebut.

Ditambahkannya , penerapan wajib militer kepada masyarakat akan menciptakan rasa disiplin yang tinggi serta rasa tanggung jawab sebagai warganegara. Sehingga, segala hak dan kewajibannya sebagai warga negara akan dipenuhi dengan kesadaran yang tinggi.

“Konsep bela negara dengan cara wajib militer sudah teruji kehandalannya. Sebab di dalam konsep wajib militer peserta akan diajarkan rasa disiplin dan tanggung jawab yang tinggi,” kata Agung.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan, bagaimana bela negara untuk menjaga mindset tetap ke Pancasila sebagai alat pemersatu.

“Jika mindset kita sudah kuat dan menghadapi semua, wajib militer bisa saja. Kita kan tidak perang, tapi perang kita adalah melawan mindset. Bela negara adalah hak dan kewajiban,” ujarnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru apresiasi kepada IKA Unsri yang telah mengadakan acara buka puasa bersama. Tentu acara ini mengandung makna yang luar biasa diantaranya dapat bersilaturahim.

“Saya bangga dengan para IKA Unsri mengadakan acara yang luar biasa sehingga semua para alumni Unsri dapat berkumpul disini,” kata Herman Deru.

Buka puasa bersama kali ini mengangkat tema memperkokoh persatuan dalam keberagaman dalam rangka mewujudkan masyarakat madani yang diridohi Allah SWT.(ety)

Komentar

Berita Lainnya