oleh

Amankan Pembuang Sampah Durian di Musi IV

PALEMBANG – Sempat ramai di sosial media, aparat gabungan Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Palembang akhirnya mengamankan empat orang pelaku pembuang sampah kulit durian di kawasan jembatan Musi IV, pada Minggu 12/1) malam.

Itu setelah petugas berhasil mengidentifikasi kendaraan pelaku pembuang sampah ke sungai melalui jembatan. Yaitu angkot jurusan Lemabang-Sayangan dengan nomor lambung 085 milik Mefriadi (34) pemilik mobil, warga Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan Herianto (30), sopir, warga jl Ali Gathmir RT 10/04 Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan IT I bersama Ade Rio (23), kernet, warga jl Sultan Agung Lr Batu Ampar RT 01/02 Kelurahan 1 Ilir Kecamatan IT II.

Setelahnya giliran Arie Juliansyah (23) Pedagang Durian warga Koja, Jakarta Utara ikut diamankan petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Seperti yang diungkapkan oleh Kasat Pol PP Palembang, GA Putra Jaya.

Petugas Dishub Kota Palembang mengamankan angkot yang digunakan pelaku (humas)

“Keempatnya melanggar Perda No.3/2015 tentang pengelolaan sampah, dimana hukumannya kurungan 3 bulan atau denda Rp50 juta,”ungkap Putra Jaya. Selanjutnya, mobil angkot diamankan di kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang, Alex Ferdinandus menghimbau masyarakat untuk bisa tertib dan membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh para pelaku tidak patut dicontoh dan wajar mendapat hukuman.

Sekda kota Palembang, Ratu Dewa menjelaskan jika awal mula penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat kepada dirinya. Oleh sebab itu, ia langsung menginstruksikan jajaran untuk segera menindaklanjuti dengan penangkapan pagi ini.

Menjadi miris, pelaku yang merupakan pedagang buah durian di pasar Durian Kuto yang baru diresmikannya bersama Walikota Harnojoyo  beberapa waktu lalu. Informasinya, ada tujuh karung kulit durian yang dibuang ke Sungai Musi dari atas jembatan Musi IV. (aja)

Komentar

Berita Lainnya