oleh

Amnesti Tangki Septik Bocor Diganjar Award

-Sumsel-15 views

MUARA ENIM –  Program inovasi Amnesti Tangki Septik Bocor milik Pemerintah kabupaten Muara Enim berhasil memikat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia (RI). Dalam ajang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Award tahun 2019, inovasi itu diganjar award atau penghargaan.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah SH dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, Dr Ir Suharso Monoarfa di Konferensi Sanitasi dan Air Minum tahun 2019 yang digelar di Grand Ballroom Kempinski Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (2/12)
Konfrensi  langsung dibuka oleh Wakil Presiden RI, Prof KH Ma’ruf Amin.

Usai menerima penghargaan, Plt Bupati Muara Enim didampingi Sekda Muara Enim, Ir Hasanudin MSi mengucapkan rasa syukur atas torehan prestasi yang telah diukir Kabupaten Muara Enim pada AMPL Award tahun 2019.

Menurutnya, Kabupaten Muara Enim dinilai Tim Juri dari Kementerian PPN / BAPPENAS RI telah berhasil menjaga baik sistem sanitasi dan pembangunan air minum melalui inovasi Amnesti Tangki Septik Bocort, sehingga berhasil meraih piagam penghargaan bersama lima kabupaten / kota lainnya.

“Pada inovasi Amnesti Tangki Septik Bocort, Pemkab Muara Enim menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan fokus dalam penanganan septik tank yang berkualitas dengan mendorong masyarakat untum melakukan sedot tinja,”kata Juarsah.

Amnesti Tanki Septik Bocort ini, kata dia, merupakan program unggulan Pemkab Muara Enim yang didasarkan pada prinsip “Yang Mencemar Harus Membayar Yang Sesuai Aturan Diberi Insentif” sesuai Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH).

Tujuan dari Amnesti Tanki Septik Bocort ini guna meningkatkan akses sanitasi layak yang menjadi jawaban permasalahan sanitasi khususnya dalam pengelolaan air limbah domestik, lumpur tinja, dan perilaku buang air besar semba rangan di kalangan masyarakat. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya