oleh

Anak di Bawah Umur ini Sudah Lihai Mencuri

-Hukum-952 views

LUBUKLINGGAU – Banyak modus yang dilakukan tersangka pencurian dalam menjalankan aksinya. Seperti yang dilakukan tersangka LA (16), warga Kampung 7 Ulu, Dusun 1 Beringin Makmur II, Desa Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Tersangka mencuri motor CBR dan lima unit handphone (HP) dengan modus datang ke rumah kontrakan korban pukul 03.00 WIB dengan alasan numpang menginap. Tersangka ditangkap tanpa perlawanan di Palembang, Selasa (1/1).

“Kita mendapat informasi tentang keberadaan tersangka di Palembang dan bekerja sama dengan anggota polda Sumsel untuk melakukan penangkapan,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Diaz.

Penangkapan tersangka berdasar LP/B-252/XII/2018/sumsel/llg/sek. Llg timur tertanggal 17 Desember 2018 dengan perkara pencurian. Tersangka beraksi melakukan pencurian pada Ahad 16 Desember 2018 pukul 03.00 WIB  di Jl Demak, RT 5, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Korbannya yakni Riski Fika Rama (18), pelajar, warga Perumaham Perum Lestari Taba Pesona, Blok B4, Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Tersangka beraksi dengan datang ke rumah kontrakan korban pada pukul 03.00 WIB dengan alasan numpang menginap.

“Saat itu yang membuka pintu, saksi Reiyan,” jelasnya.

Selanjutnya tersangka masuk dalam rumah dan saat itu tersangka melihat ada teman-teman korban yang juga menginap di rumah korban di antaranya saksi Difa Riski Pratama, Sony Sailendra dan teman korban yang tersangka tidak kenal.

Kemudian pada saat korban dan teman-temannya sudah tertidur, tersangka mengambil 5 unit handphone milik korban dan teman-teman korban. Lalu mengambil 1 unit sepeda motor merek CBR milik korban yang ada di ruang tamu dengan cara mendorong sepeda motor keluar dari rumah. Selanjutnya menghidupkan sepeda motor.

“Selanjutnya membawa motor milik korban berikut 5 unit handphone ke Palembang,” terangnya.

Sepeda motor milik korban dijual di Pelembang kepada seorang laki-laki yang tidak dikenal seharga Rp4 juta. Dan 5 unit handphone dijual oleh tersangka dengan harga bervariasi dan ditotal, tersangka mendapat uang sebanyak Rp2.170.000.

“Dari hasil penjualan sepeda motor dan 5 unit handphone uang digunakan untuk membeli 3 lembar baju,” ujarnya.

Selain itu, dibelikan tersangka satu lembar celana jins, satu buah tas sandang, satu pasang sepatu, makanan dan minuman. Dan dipakai tersangka untuk menginap dua hari di hotel dan uangnya habis. (wek)

Komentar

Berita Lainnya