oleh

Ancaman Virus Corana, TKW Asal Lahat Butuh Bantuan Pemerintah Setempat

Lahat – Ancaman virus Corona dialami tenaga kerja Indonesia yang berada di hongkong. Seperti disampaikan Perni (29) warga Desa Penantian Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat. Diungkapkannya bahwa diirnya bersama TKI lainnya di Hongkong membutuhkan bantuan masker sebanyak- banyak dari Pemerintah Daerah Sumsel.

Lantaran saat ini mereka maish terjebak di Hongkong tidak bisa pulang. “Kami dilarang keluar oleh pemerintah hongkong dan KJRI Indonesia dikarena untuk antisivasi bahayanya virus corona tersebut,,” ungkapnya, Senin (10/2).

Namun guna mengantisipasi tetularnya virus, otomatis mereka harus menggunakan masker. Sayangnya, harga masker disini sangat mahal. “Dan banyak sekali oknum-oknum dari Indonesia memanfaatkan keadaan ini. Yang tadi harga masker di indonesia cuman 50 ribu. Sekarang menjadi 200 ribu per bok ,dan setelah mereka kirimkan ke hongkong maka harga tersebut menjadi berlipat satu bok menjadi 1juta rupiah,” bebernya.

Untuk itu, mereka sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah Daerah Sumsel agar memberikan bantuan masker sebanyak- banyaknya. “Karena kita sudah tidak sanggup membeli masker yang harganya sangat tinggi,” tambahnya.

Ditambahkannya bahwa pemerintah daerah lain juga telah memberikan bantuan masker, namun memprioritaskan daerahnya.”Maaf, sudah merepotkan,” curhatnya.

Dirinya tak menampik bahwa para TKI asal Sumsel rindubakan pulang ke rumah. Namun memang kebijakan melarang untuk pulang saat ini. “Virus ini mematikan. Keluar saja takut, karena cepat sekali menular,” ungkapnya.

Sementara Herwan Kepala Desa Penantian Jarai membenarkan bahwa Perni adalah warga Desanya. Perni sendiri sudah beberapa tahun menjadi TKW di honhkong bersama saudaranya Perawati. “Ia warga kita. Di desa ini masih ada saudaranya yang lain. Kalau di Hongkong cuna Pernu da  Perwati mereka dua saudara,” ujar Kades.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ismail Hanafiah melalui

Kabid Latas dan Pentakerja Suhana didampingi Kasi Penempatan Tenaga Kerja, Ucok Junaidi SE MM mengungkapkan pihaknya akan segera melakukam koordinasi terkait curhatan TKI tersebut. “Akan kita laporkan dan segera berkoordinasi. Termasuk dengan pihak pihak penyalurnya,” ungkap Ucok.

Lalu Raice, Kepala Cabang PT Jabubg Perkasa, agen penyalur TKI membenarkan bahwa Perni merupakan TKI yang disalurkannnya ke hongkong. “Ya benar mas. Permasalahan TKI kita akan kita laporkan ke pusat. Terima kasih infonya mas,” ungkap Raice.(gti)

Komentar

Berita Lainnya