oleh

Anggarkan Rp480 M, Pemkot Baru Pakai Rp26 M untuk Covid-19

Sumeks.co –Dari total Rp480 Miliar yang sebelumnya dianggarkan untuk penanganan Covid-19 kota Palembang, Pemkot Palembang baru mengeluarkan sekitar Rp26 Miliar. Yaitu, Rp16,5 miliar untuk bidang kesehatan, Rp9 Miliar untuk bidang Sosial dan Rp596 juta untuk bidang ekonomi.

Secara rinci, anggaran di bidang kesehatan terbagi untuk Dinas Kesehatan, RSUD Palembang BARI, serta Pol PP, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan dan Dinas Perumahan Rakyat. Sementara untuk bidang sosial dana tersebut dikelola oleh Dinas Sosial. Sedangkan di bidang ekonomi, dana setengah miliar itu dikelola oleh Dinas Koperasi dan UKM.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Harnojoyo dalam Rapat Paripurna 9 Masa Persidangan II Tahun 2020, tentang Jawaban Walikota Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi di DPRD Kota Palembang pada Senin (13/7). “Ini realisasi yang sudah kita lakukan dalam penggunaan dana belanja tak terduga untuk kebutuhan gugus tugas,”kata Harnojoyo.

Total 1.764 Kasus Positif, Sudah Maksimal Lakukan Sosialisasi

Di tempat yang sama, Harnojoyo mengaku jika pihaknya telah maksimal dalam melakukan sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Sosialisasi yang dilakukan meliputi pemasangan baliho di 268 titik di kota Palembang, pemasangan 1.200 spanduk, penyebaran 10.000 brosur di seluruh Kelurahan. Termasuk sosialisasi yang dilakukan berupa pemasangan banner pengetahuan dan informasi di media cetak, online dan elektronik.

“Himbauan di 12 media cetak dan 32 media online selama 147 hari, himbauan juga dilakukan di 7 stasiun radio selam 30 hari, dan 14 kegiatan di 4 stasiun televise juga melalui media sosial Diskominfo, Bakohumas, Gugus Tugas, Instagram, Facebook dan Youtube,”jelasnya.

Apa yang disampaikan oleh Harnojoyo ini merupakan jawaban dari pandangan umum Fraksi Partai Demokrat yang sebelumnya disampaikan oleh Arnisto Boling Panggar Besi. Arnisto sendiri merupakan politisi muda Demokrat yang secara kebetulan merupakan anak pertama Harnojoyo.

Masih banyak lagi pandangan umum dari DPRD Kota Palembang yang secara umum meminta Pemkot untuk melakukan evaluasi terhadap upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Evaluasi terhadap BUMD misalnya PT SP2J dan PD Pasar Palembang Jaya yang belum signifikan mendongkrak PAD meski selalu mendapat subsidi dari APBD.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palembang yang dilansir dari situs web www.hallopalembang.go.id, yang diakses pukul 15.00 WIB hari ini, terkait Covid-19 terdapat 1.764 kasus positif, 941 orang dirawat, 808 Pasien Dalam Pengawasan, 6.156 Orang Dalam Pemantauan, 82 orang meninggal dan 741 orang pasien sembuh. (aja)

Komentar

Berita Lainnya