oleh

Aniaya Teman Seprofesi, Munir Divonis 1,5 Tahun

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Nekat melakukan penganiayaan terhadap rekan seprofesi hanya karena masalah sepele, parkir perahu di dermaga saat hendak menonton panjat pinang, terdakwa Munir terpaksa harus mendekam dipenjara selama 1,5 tahun.

Hal itu diketahui saat majelis hakim PN Palembang diketua Sahri Adami SH MH menggelar persidangan pada, Selasa (22/6) dengan agenda pembacaan putusan (vonis) kepada terdakawa yang dihadirkan secara virtual oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Ursula Dewi SH.

Sebelum menjatuhkan vonis pidana penjara, dalam pembelaan (pledoi) terdakwa menyangkal telah melakukan penganiayaan sebagaimana dakwaan JPU dan meminta agar dibebaskan segala tuntutan hukum yang menjeratnya.

Dalam pertimbangan majelis hakim terdakwa, atas perbuatan terdakwa telah mengakibatkan korban mengalami luka dibeberapa bagian kepala dan dijerat melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP.

“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa dengan pidana penjada selama satu tahun enam bulan,” tegas hakim Sahri.

Putusan tersebut, lebih rendah dari tuntutan JPU yang pada persidangan sebelumnya meminta agar majelis hakim dapat menghukum terdakwa dengan pidana selama 2 tahun.

Atas vonis tersebut terdakwa yang dihadirkan secara virtual dalam monitor persidangan langsung mengajukan banding, sementara JPU mengatakan pikir-pikir.

Dijelaskan dalam dakwaan, perbuatan pidana penganiaayan yang dilakukan terdakwa pada 17 Agustus 2020 silam, kala itu korban Ipan Zulpan sedang menonton panjat pinang dan memarkirkan perahu milik korban didermaga pelabuhan 11 Ulu Laut.

Tak lama selang lama, datang terdakwa dengan menggunakan perahu dan meminta korban menggeserkan perahu yang telah terparkir terlebih dahulu, setelah perahu digeserkan korban terdakwa kembali datang sembari marah-marah kepada korban dan menganiaya korban diatas perahu setelah sebelumnya mencekik korban.

Bahwa selanjutnya datang teman-teman terdakwa menyusul ke arah korban Zulpan, melihat hal tersebut korba Zulpan berusaha melarikan diri dengan cara terjun ke dalam sungai dan berenang ke pinggir sungai.

Akibatnya korban pun mengalami luka ringan, berdasarkan hasil visum korban mengalami bengkak dan memar di beberapa bagian kepala serta lengan akibat bersentuhan dengan benda tumpul yang dilakukan terdakwa. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya