oleh

Antara Warga dan PT TBL Ngotot Saling Klaim Pemilik Lahan

-Lainnya-54 views

SUMEKS.CO-BANYUASIN – Janji Pemkab Banyuasin akan memfasilitasi warga Sebubus Kecamatan Air Kumbang dengan PT. TBL terkait lahan plasma seluas 310 hektar akhirnya dipertemukan. Hanya pada saat dimediasi kedua pihak yakni warga dan perusahaan tetap ngotot saling mengklaim pemilik lahan dimana saat ini lahan itu sudah menghasilkan sawit.

Mediasi yang dipimpin Asisten 1 Ir Kosarudin didampingi Kabid Pertanahan Fujianto, Humas PT TBL Edi Karo Karo, Kepala Desa Sebubus Sarman dan puluhan warga yang didampingi aktivis Amunisi.

Bertempat diruang rapat Wakil Bupati, Selasa (5/11), Kabid Pertanahan Perkimtan Fujianto menjelaskan mediasi ini guna menyelesaikan tuntutan masyarakat yang mengklaim memiliki lahan diarea PT. TBL tetapi belum mendapatkan lahan plasma.

Menurut dia, ada tidak kesingkronan antara data PT TBL dan masyarakat baik dari jumlah, luas dan nama-nama pemiliknya. Sedangkan lahan yang diklaim masyarakat luasnya 310 hektar. Oleh karena itu harus diperjelas riwayat lahan pada mediasi ini.

Masalahnya lahan seluas 310 yang diklaim masyarakat, tidak sesuai dengan lahan inti yang dimiliki perusahaan saat ini. “Lahan seluas 612 hektar yang diusahakan perusahaan terdiri lahan inti 516 hektar dan sisanya lahan plasma. Sedangkan lahan yang dituntut warga seluas 310 hektar sehingga terjadi tidak singkron,”katanya.

Selain itu, kendalanya kenapa tidak selesai sengketa lahan ini karena setiap kali dimediasi masing-masing pihak baik pelapor dan perusahaan tidak hadir. Dia berharap mediasi ini ada titik temu dan dapat diselesaikan atas lahan yang dipermasalahkan.

“Akan kita telusuri permasalahan lahan plasma yang dituntut masyarakat dimana, kenapa jumlahnya tidak sesuai dengan lahan inti perusahaan,”jelasnya.

Humas PT. TBL Edi Karo-Karo menyebut sesuai peta lahan 612 lahan yang dibebaskan oleh Dedi selaku masyarakat dan lahan dibeli perusahaan 516 inti dan sisanya plasma. Jadi tidak seluruh lahan diusahakan perusahaan, sebagian lahan dibagi-bagi ke Pak Dedi.

“Masyarakat yang minta plasma banyak sekali jadi tidak bisa dipenuhi dengan jumlah lahan yang dimiliki perusahaan,”terangnya.

Terpisah M Yusuf selaku warga didampingi Kades Sebusus Kecamatan Air Kumbang Sarman berharap jika lahan plasma yang dijanjikan pihak perusahaan di kembalikan ke masyarakat sesuai yang menjadi tuntutan.

“Dalam pertemuan ini ada titik temu, pihak perusahaan ada etikat baik untuk memberikan lahan plasma tersebut kepada masyarakat,”katanya. (BUD/palpres/fin)

Komentar

Berita Lainnya