oleh

Antisipasi Rawan Macet dan Bencana, Dishub Siagakan 13 Mobil Derek

PALEMBANG – Dinas Perhubungan Sumsel akan menyiapkan sedikitnya 13 unit mobil derek. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan bencana di sejumlah daerah. Yang dianggap rawan macet dan rawan bencana di Sumsel.

Kepala Dishub Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan. Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) juga akan menempatkan armada. Serta personelnya di daerah-daerah rawan di sejumlah wilayah di Sumsel.

“Kita sudah petakan daerah-daerah yang rawan macet dan juga rawan bencana di Sumsel,” ungkap Nelson.

Adapun penempatan 13 mobil derek milik Dishub. Yakni, dalam dan luar Kota Palembang (3 unit), dalam Kota Palembang (3 unit), Betung-Sungai Lilin (2 unit), Kota Sekayu (1 unit). Lalu  Ruas Jalan Indralaya (1 unit), Baturaja (1 unit), Lahat (1 unit), dan Muara Enim (1 unit).

“Kami juga sudah memprediksikan lokasi-lokasi rawan macet, rawan kecelakaan, rawan longsor, rawan banjir. Dan pasar tumpah di daerah jalur mudik,” jelasnya.

Untuk daerah rawan kecelakaan dan longsor. Yakni, Sugi Waras-Batas Kabupaten Lahat, Tebing Tinggi-Tanjung Raya, Tanjung Raya-Batas Provinsi Bengkulu, Pagar Alam-Tanjung Raya, Talang Padang-Padang Tepong, dan Muara Siban-Simpang Embacang.

Untuk lokasi rawan longsor, yakni, Desa Banuayu Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU, Simpang Martapura-Muaradua, Simpang Campang-Ujan Mas, Ujan Mas-Batas Bengkulu, Muaradua-Kota Baru, Desa Beruge Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin, Tikungan Indikat, Tikungan Lematang (Pagaralam).

Adapun lokasi pasar tumpah berpusat di Pasar Indralaya (Ogan Ilir), Pasar Tugumulyo (OKI), Pasar Sungai Lilin/Bayung Lencir (Muba), Pasar Padang Tepong (Empat Lawang), Pasar Pendopo (Empat Lawang), Pasar Jarai (Lahat), Pasar Tebing Tinggi (Empat Lawang), dan lain-lain.

Sedangkan lokasi rawan macet terjadi di dalam Kota Palembang, Jalur Lintas Timur, dan Jalur Lintas Tengah. Di Kota Palembang, pusat kemacetan berada di Bundaran Air Mancur/Masjid Agung, Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Angkatan 45, Simpang Empat RS Charitas, Bundaran Pasar Cinde, Jalan Kolonel H Burlian/Pasar KM 5, dan lain-lain.

Untuk Jalur Lintas Timur, berada di Jalan Indralaya (Ogan Ilir)-Kota Palembang, Betung (Banyuasin), Sungai Lilin (Muba), dan lain-lain. Sedangkan untuk Jalur Lintas Tengah, yakni, Pasar Prabumulih, Muara Enim, dan Martapura (OKU Timur).

“Sedangkan untuk lokasi rawan banjir berada di Sanga Desa dan Desa Epil Sekayu Muba,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya