oleh

APPI ‘Batal’ Gugat Manajemen Sriwijaya FC ke PN Palembang

JAKARTA – Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) batal memasukkan gugatan kepada manajemen Sriwijaya FC di Pengadilan Negeri Palembang, hari ini, Selasa (16/4).

Mengapa?

Masalahnya bukan APPI gak niat menggugat, melainkan ada dokumen yang belum lengkap. Dokumen itu adalah surat kuasa pemain untuk APPI.

“Baru 22 pemain yang kembalikan surat kuasa ke APPI. Kita tunggu sampai minggu ini,” ungkap Kuasa Hukum APPI Riza Hufaida, Selasa  (16/4).

APPI rencananya mengajukan gugatan tunggakan gaji pemain Sriwijaya FC oleh manajemen ke Pengadilan Negeri Palembang selasa (16/4).

Dengan catatan, surat kuasa dari pemain terkumpul akhir pekan. Namun sampai hari H rencana pengajuan gugatan, baru 22 nama dari 29 pemain yang kembalikan surat kuasa ke APPI.

Sebanyak 29 pemain itu diutang gaji dan down payment oleh manajemen. Total utangnya mencapai Rp2,8 miliar.

Oleh manajemen, urang itu rencananya akan dilunasi setelah mendapatkan dana subsidi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi.

Mengingat, PSSI dan PT LIB masih utang subsidi dari kompetisi musim kemarin sebesar Rp4,5 miliar.

Namun APPI tidak mau dengan cara manajemen Sriwijaya FC dalam melunasi utang pemain.

Sebab, PT LIB baru akan bayar subsidi jika klub tidak memiliki utang. Karena itulah, APPI tetap akan menagih kepada manajemen Sriwijaya FC sebagai pihak yang bekerja sama langsung dengan pemain.

Artinya, dengan ditundanya gugatan ke pengadilan, manajemen Sriwijaya FC mendapatkan extra time untuk selesaikan masalah tunggakan gaji dari APPI.

“Minggu depan, dengan berapapun surat kuasa dari pemain, kita akan masukkan gugatannya,” tegas Riza. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya