oleh

April, Portal Berita Sumeks Online Reborn!

PALEMBANG – Sebagai media cetak terbesar di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Harian Sumatera Ekspres kian mengokohkan diri dengan memperkuat lini medianya lewat sumeks.co sebagai penyaji berita online bagi masyarakat.

“Berkembangnya teknologi bikin style masyarakat juga berubaha. Untuk menyamakan dengan perkembangan yang ada, sumeks.co jadi jawaban bagi masyarakat yang butuhkan informasi secara real time dan cepat,” ungkap General Manager sumeks.co, H Mahmud, manajer iklan, Lisa Lestari, Pimred Julheri, redaktur Dendi Romi dan Video Desain dan IT Sumeks. co,  Rahmat, saat audiensi dengan Wali Kota Palembang, H Harnojoyo di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jumat (8/3).

Hadir juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang Yanuarpan Yani, dan Kabag Humas Setda Kota Palembang Amiruddin Sandy.

“Sumatera Ekspres selama ini sudah berpengalaman menyajikan informasi secara akurat dan terpercaya. Apalagi sekarang banyak informasi, tapi ada juga yang tak jelas kebenarannya,” ungkapnya, Jumat (8/3).

Keberadaan sumeks.co, sebenarnya sudah ada sejak dulu dan jadi bagian penting dari nama besar Sumatera Ekspres. Namun, dengan re-launching, akan menjadi reborn bagi Sumeks online lebih baik ke depan.

“Dalam waktu dekat, April nanti kita lakukan re-launching media sumeks.co. Saya mengharapkan dukungan agar seluruh informasi Pemerintah Kota Palembang dapat di-share melalui sumeks.co,” tambahnya.

Wali Kota Palembang, H Harnojoyo, menjelaskan, bertumbuhnya media online di masyarakat merupakan tuntutan zaman dan mutlak seiring perkembangan teknologi informasi.

“Media cetak konvensional harus mulai merambah bidang online bila ingin tetap eksis di masyarakat,” tuturnya. Wako pun menyambut baik eksistensi sumeks.co. “Selamat atas akan di-launching-nya kembali Sumeks online ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang, Yanuarphan Yani, menjelaskan, berkembangnya media online atau media sosial tetap diawasi, bahkan langsung melalui teknologi di kementerian dan diteruskan ke Kominfo daerah.

“Jadi mengenai hoax atau berita tak benar yang banyak beredar, kita lakukan penyebaran itu tidak benar. Kalau di Palembang sendiri memang belum ada alat tersebut, tapi perkembangan informasi kita terus pantau,” jelasnya.

Tapi sejauh ini pemberitaan di Palembang sejauh ini belum ada yang dilaporkan hoax atau didapati hoax.

Kabag Humas Pemkot Palembang, Amiruddin Sandy, memaparkan, pihaknya melihat perkembangan media online ataupun sosmed memang pesat.

“Tapi kita sebagai humas pemerintah tetap selektif menyaring informasi, apalagi untuk produk informasi terkadang belum tentu benar jelasnya atau sumbernya, seperti postingan di medsos,” paparnya.

Kalaupun media online, juga harus jelas, jelas dalam artian media ini terdaftar di dewan pers, terverifikasi, punya struktur organisasi atau perusahaan yang jelas dan lainnya.

“Kalau medianya jelas, maka produk informasi yang dihasilkan mestinya juga dapat di percaya karena meraka terikat dengan UU Pers yang sudah mengatur segala halnya, termasuk soal etik jurnalistik,” bebernya. Total saat ini ada sekitar 100 media online di Palembang. (cj10/fad/ce1)

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya