oleh

Area Pencarian Diperluas

-Sumsel-286 views

PAGARALAM – Pencarian Fikri (19) dan Jumadi (25), dua pendaki asal Muaro Bungo, Jambi terus dilakukan. Memasuki hari ketiga kemarin, tim SAR gabungan memutuskan memperluas area pencarian. Sayangnya keberadaan Fikri maupun Jumadi masih belum jelas. Keduanya, bak hilang ditelan bumi.

Sama seperti hari kedua, yang didapat tim SAR gabungan adalah benda-benda yang diduga milik korban. Basarnas pun mengontak Palembang untuk mendapatkan bala bantuan personil dan peralatan.

Ditemui di Posko Kampung IV Kelurahan Gunung Dempo, Kecamatan Pagaralam Selatan, Koordinator SAR Pagaralam Lettu (SAR) Alparis ZM SSos menuturkan, pada hari pertama dan kedua, pencarian dimulai dari tugu Rimau. Dari Tugu Rimau, tim bergerak ke puncak Dempo, pelataran Merapi, puncak Dempo. “Semuanya sudah kita sisir dan ‘ubek-ubek‘,” ujar Alparis.

Namun Alparis melanjutkan, pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan tak mendapati keduanya. Yang ditemukan justru pakaian. Arindi, seorang relawan yang mendaki puncak Dempo pada hari pertama dan kedua membenarkan, bila keberadaan korban masih belum jelas. “Ada kemungkinan, bahwa dua pendaki ini sudah bergerak ke luar dari puncak Dempo,” ujarnya ketika ditemui di tempat yang sama.

Itulah sebabnya menurut Alparis, pihaknya memutuskan memperluas area pencarian sejauh kurang lebih 25 Km. Mulai kemarin, tim I, II dan III bergerak secara bergelombang menuju puncak lewat Kampung IV. Dengan demikian, pencarian sudah mencakup hampir seluruh kawasan Gunung Dempo. “Kami dengar di jalur Kampung IV ini ada jalur khusus yang dibuka di waktu tertentu saja. Nah kami takutkan, korban lewat ke sana,” ucapnya.

Sekira pukul 10.00 kemarin, tim I menemukan petunjuk baru yakni berupa bagian kompor gas serta minuman sachet. Lokasi penemuan ini, kata Kusmanto, anggota Satgas BPBD Kota Pagaralam, berada di jalur khusus yang hanya dibuka di waktu-waktu tertentu. Namun Kusmanto mengatakan, temuan ini belum bisa dikonfirmasikan apakah milik korban atau bukan. “Saya belum lihat barangnya. Jadi belum bisa saya pastikan apakah benda itu milik anak saya,” kata Hasnah (45), ibu Fikri, ketika ditemui di posko.

Wanadri Bandung Turun Tangan

Menghilangnya Fikri dan Jumadi di Gunung Dempo mendapat perhatian luas dari masyarakat dalam dan luar Pagaralam. Kata Alparis, kantor SAR Palembang dan pusat terus memonitor perkembangan musibah ini. “Kita juga minta kantor SAR Palembang mengirimkan bantuan. Alhamdulillah tadi (kemarin, red) satu tim tambahan sudah meluncur ke Pagaralam,” ucapnya.

Dalam tim tersebut ada lima personil Basarnas. Selain itu lanjut Alparis, ada juga tim dari Wanadri Bandung yang juga sedang bergerak Pagaralam. Bagi Alparis tambahan personil ini sangat ditunggu-tunggu. “Karena personil Basarnas sendiri terbatas jumlahnya,” ujarnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya