oleh

Ariana Grande Geram Masih Banyak yang Tidak Anggap Serius Covid-19

SUMEKS.CO – Ariana Grande muak dengan orang-orang yang tidak berpikir bahwa pandemi coronavirus adalah masalah besar, yang telah menyebabkan lebih dari 6.000 kematian di seluruh dunia. Karena banyak orang bersikeras bahwa coronavirus baru adalah flu yang dilebih-lebihkan, bintang pop itu mengusulkan apa yang seharusnya dilakukan publik.

Penyanyi berusia 26 tahun itu membuktikan bahwa dia bukan salah satu dari banyak orang yang menganggap pandemi kesehatan tersebut sebagai lelucon dalam unggahan Instagram Storynya. “Aku terus mendengar sejumlah pernyataan orang yang mengejutkan seperti ‘ini bukan masalah besar’ / ‘kita akan baik-baik saja’, ‘kita masih harus menjalani hidup kita’ dan itu benar-benar membuatku sangat terkejut,” tulis Ariana.

“Aku mengerti jika itu yang kalian rasakan minggu lalu. Tapi tolong baca tentang apa yang sedang terjadi. Tolong jangan menutup mata,” lanjutnya.

Banyak yang telah terjadi dalam beberapa minggu. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut wabah coronavirus sebagai keadaan darurat nasional di AS pada 13 Maret, dan beberapa negara seperti Italia, Prancis, Spanyol, telah dikunci.

Dengan mengingat hal itu, Ariana melanjutkan bahwa akan sangat berbahaya dan egois jika banyak yang menganggap situasi ini dengan enteng. “Pola pikir yang mengatakan kita akan baik-baik saja karena kita masih muda akan membuat otang yang tidak muda atau sehat dalam bahaya. Kalian terdengar bodoh dan sombong, dan kalian harus lebih peduli pada orang lain. Seperti saat ini terjadi,” ujar Ariana.

Tentu saja, penyanyi itu menyelipkan lelucon khasnya. “Karena kelas yoga hip hop kaalian masih bisa menunggu. Aku janji,” tulisnya di Tweeter.

Penyanyi 7 Rings itu kemudian mengarahkan penggemarnya untuk mendukung Undang-Undang Aksi Respons Korona Utamakan Keluarga (HR6201), yang disahkan DPR pada 14 Maret. “Cuti sakit / pengangguran karena virus korona / isolasi / pencegahan! silakan hubungi senat Anda untuk mendukung berlakunya RUU ini. Ini mendesak!” tulis Ariana dalam unggahan tweet lainnya. Pada 15 Maret, jumlah total kasus virus corona di AS melewati angka 3.000. (fay/indopos.co.id)

Komentar

Berita Lainnya