oleh

Arsenal Diminta Abaikan Rivalitas dengan Spurs

LONDON – Mantan striker Arsenal, Kevin Campbell menanggapi rumor pertukaran Granit Xhaka dengan playmaker Inter Milan, Christian Eriksen. Ia mendukung rencana itu dan meminta The Gunners mengabaikan persaingannya dengan Tottenham Hotspur.

Seperti diketahui, sebelum pindah ke Inter pada Januari 2020, Eriksen adalah ikon Spurs, tim sekota sekaligus rival Arsenal.

Tapi Campbell menegaskan bawah petingg Arsenal harus tidak memperdulikan masa lalu Eriksen karena pemain Denmark itu memiliki kualitas yang dibutuhkan tim asuhan Mikel Arteta.

Christian Eriksen (Inter Milan) dan Granit Xhaka (Arsenal).

Eriksen mengalami masa-masa sulit di Serie A sejak kedatangannya di Giuseppe Meazza dan ada saran bahwa ia mungkin ingin kembali ke Liga Premier.

Pemain berusia 28 tahun itu kesulitan mendapatkan waktu bermain di bawah Antonio Conte dan mengakui waktunya di Inter tidak berjalan sesuai rencana.

Eriksen mengatakan kepada TV2: “Ini bukan yang saya impikan. Semua pemain ingin bermain sebanyak mungkin, tetapi pelatih memutuskan siapa yang akan masuk ke lapangan.”

“Ini adalah situasi yang aneh, karena para penggemar ingin melihat saya bermain lebih banyak dan begitu juga saya, tetapi pelatih memiliki ide yang berbeda dan sebagai pemain saya harus menghormati itu.”

Arsenal telah dikaitkan dengan kepindahan ke Eriksen, dengan kesepakatan pertukaran yang melibatkan Granit Xhaka. Namun rumor ini masih jadi perdebatan.

Dan Campbell mengatakan mantan klubnya harus mewujudkan kesepakatan itu meskipun Eriksen sukses dengan saingannya di London, Spurs.

“Eriksen bermain untuk rival tapi kita semua tahu kualitas yang dia miliki, itu pasti,” kata mantan striker Arsenal Campbell, dikutip Pojoksatu.id dari Football Insider.

“Itu tidak cukup berhasil baginya di Inter saat ini dan saya yakin dia akan menjadi tambahan yang bagus untuk skuad Arsenal.”

“Saya tidak peduli jika dia (pernah) bermain untuk Spurs – dia adalah pemain hebat yang bisa membawa sesuatu ke Arsenal.”

“Saya tidak akan keberatan jika kami menukar Eriksen dengan Xhaka. Kuncinya adalah membangun dan menggemukkan skuad itu untuk bersaing dan Anda tidak akan pernah memiliki cukup pemain berkualitas,” pungkasnya. (fat/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya