oleh

Asmara, Motif Pengeroyokan Driver Taksol

PALEMBANG -Dua dari enam pelaku pengeroyokan terhadap Indra (40), warga Dusun 2, Desa Bukit, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel berhasil ditangkap petugas Reskrim Polrestabes Palembang.

Pengeroyokan terhadap driver taksi online itu terjadi di area parkir Mapolrestabes Palembang, Rabu (21/10)  sekitar pukul 00.30.

Dua pelaku diamankan, Rabu (21/10 sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka adalaha Agus Suprianto (28) dan Romli (39). Keduanya warga Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji menerangkan
pengeroyokan driver taksi online ini dilakukan enam orang.

“Namun empat orang yang diamankan tersebut dua masih menjalani pemeriksaan dan dua lagi sudah ditetapkan tersangka,” kata Anom, Kamis (22/10).

Anom mengungkapkan, motif penganiayaan ini dilatar belakangi asmara antara penumpang taksol bernama Bunga, korban dan dua pelaku berinisial AD dan JM yang kini buron.

“Motifnya asmara. Kedua pelaku yang DPO diduga cemburu dan mengira korban selingkuhan atau pria idaman lain dari penumpang taksol bernama Bunga,” ujar Anom.

Begitu mengetahui Bunga naik mobil tengah malam bersama seorang pria, keenam orang tersebut menghampiri dan melakukan pengrusakan.

Korban yang panik lalu berusaha memacu kendaraan dari Jl Ahmad Yani, Seberang Ulu II menuju Mapolrestabes Palembang.

Sesampainya di dalam area parkir Mapolrestabes, dua pelaku AD dan JM menghajar korban menggunakan besi tumpul.

“Korban dipentung sebanyak dua kali sehingga mengalami luka di kepala,” kata Anom.

Pelaku AD dan JM kini sedang dalam pengejaran, sementara dua orang yang ditetapkan tersangka, Agus Suprianto dan Romli yang melempar kaca mobil korban dengan batu, dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengrusakan dan atau pengeroyokan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Sedangkan dua pelaku lainnya kami masih melakukan pengembangan dan mengejar kedua pelaku lainnya,” ucap Anom. (dey)

Komentar

Berita Lainnya