oleh

ASN Dishub Jual Besi Dermaga Ponton Aset Pemkab

BANYUASIN – Aksi Aparatur Negeri Sipil (ASN) yang bertugas di Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin berinisial IW, termasuk nekad. Bagaimana tidak, IW sewaktu menjabat kepala UPTD Dermaga Simpang PU Tanjung Lago, Banyuasin, menjual besi dermaga ponton sekitar Rp 11 juta kepada seseorang pada tahun 2018 lalu.

Akibat perbuatannya tersebut IW, telah dimutasi sebagai Kepala UPTD Dermaga Simpang PU, Tanjung Lago, dan ditarik ke kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin.”Iya memang benar, dan sudah dilaporkan kepada Bupati terkait hal ini,”ujar Kepala Inspektorat Banyuasin, Subhan Suryansyah.

Selain dilaporkan kepada Bupati Banyuasin, pihaknya juga sudah melaporkan hal ini kepada pihak Kejaksaan Negeri Banyuasin.”Hasilnya yang bersangkutan diminta untuk mengembalikan uang itu (kepada negara, red),”bebernya.

IW sendiri menurut Subhan bakal diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku, bisa penurunan pangkat selama tiga tahun atau pemberhentian secara tidak hormat.”Tapi itu ada tahapannya, sesuai PP 53 Tahun 2010,”katanya.

Subhan mengungkapkan kalau aset dermaga ponton itu aset Pemkab Banyuasin yang merupakan serahan aset dari Kabupaten Musi Banyuasin beberapa tahun lalu.”Memang kondisinya sudah berlumpur,”ungkapnya.

Kendati informasinya potongan besi dermaga ponton dijual sekitar Rp 11 juta, Subhan mengakui cukup kesulitan untuk audit kerugian dari aksi penjualan itu.”Karena dijual secara gelondongan (jumlah banyak, red),”tuturnya.

Terpisah, Kadishub Banyuasin, Anthony Liando ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.”Sekarang bersangkutan telah non job, sedangkan untuk posisi kepala UPTD Dermaga Simpang PU telah diganti orang lain,”katanya.

Kejadian yang tergolong nekad itu menurut Anthony Liando, berlangsung pada tahun 2018 lalu.”Sebelum saya jabat Kadishub,”imbuhnya. Mengenai hukuman kepada yang bersangkutan, Anthony Liando menegaskan masih menunggu dari Inspektorat Kabupaten Banyuasin.(qda)

Komentar

Berita Lainnya