oleh

Asparagus Jatim Silaturrahmi ke Ponpes Sumsel

PALEMBANG – Komunitas atau perkumpulan Asparagus (Aspirasi Lora dan Gus) dari Jawa Timur melakukan silaturrahmi ke sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Sumsel, beberapa waktu lalu. Diantaranya; ke Ponpes Aulia Cendekia Sukarami Palembang, Ponpes Al-Ittifaqiyah inderalaya Ogan Ilir dan ke Ponpes Sabilul Hasanah Porwasari Sembawa Mainan Banyuasin.

Mereka adalah Gus KH Abd Wahab Yahya Ponpes AlMuhajirin2, Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, dan Gus KH Athok Ponpes Al IBrohimi Gresik yang di dampingi santrinya. Di Ponpes Sabilul Hasanah putra putra ulama ponpes tersebut diterima KH M Mudaris dan putranya Gus Syarif. Di Ponpes Aulia Cendekia diterima oleh Pengasuh Pesantren KH Hendra Zainuddin. Dan saat silaturrahmi ke Ponpes Al Ittifaqiyah diterima oleh Wakil Pengasuh pondok Ustad H Muhyiddin Sumedi, Ustad H Joni Rusli, Ustad Nasir dan Humas Ustad Ferry.

Gus Athok dan Gus Wahab bersama Ustad Hendra Zainuddin

Saat silaturahmi baik Gus Athok maupun Gus Wahab Yahya memperkenalkan kembali tentang Asparagus. Asparagus adalah singkatan dari Aspirasi Lora dan Gus. Artinya tempat berkumpulnya wadah putra putra kiai, yang mempunyai motto menjaga tradisi dan menjalin silaturahmi. Di Sejumlah pesantren di Jawa sudah terbentuk. ‘ Makanya ada baiknya di Sumsel , atau Sumatera ini Asparagus sudah perlu dibentuk agar silaturahmi terjalin dengan baik dan maksimal.

Gus Athok dan Gus Wahab saat mengunjungi Ampera. Foto: ist

Asparagus (Asosiasi Para Gus) memang tidak masuk struktural Nahdlatul Ulama (NU), maupun Ma’ahid al-Islamiyah (RMI). Tapi, para lora dan gus yang tergabung dalam Asparagus ini punya tekad menjaga tradisi Islam Ala Ahlusunnah wal Jamaah di Indonesia.

Diketahui, para kiai-kiai pengasuh-pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) jaman dulu, seperti KH Hasyim Asyari, Abah KH Ahmad Sidiq dan Kiai-kiai lain, selalu bersilaturahmi dan melakukan pertemuan, sehingga hubungan baik beliau selalu terus terjaga.

 Gus Athok dan Gus Wahab saat mengunjungi Ponpes Sabilul Hasanah Banyuasin. Foto: ist 

Para tokoh dan ulama ulama itu melakukan diskusi Agama, sosial, , juga membahas soal Nahdlatul Ulama, hingga persoalan kebangsaan. Motto Asparagus “Menjalin Silaturahmi dan Menjaga Tradisi” . Sehingga tradisi baik ini harus dilanjutkan, karena kiai masa depan adalah Lora dan Gus,’ jelas Gus Athok.(cm/jp)

Komentar

Berita Lainnya