oleh

Atal S Depari: Wartawan Profesi Terbuka, Banyak yang Terjebak!

SUMEKS.CO – Wartawan Ini profesi terbuka. Banyak yang terjebak. Maksudnya?

“Ada yang mengaku wartawan, tapi juga pengacara, bahkan LSM, karena ini profesi terbuka. Susah kita menindaknya, tapi kalau ada di PWI akan langsung kita cabut izin PWI-nya,” tegas Ketua PWI Pusat Atal S Depari.

Profesi ganda itu tidak terjadi di PWI. Menjadi anggota PWI tidak mudah.

“Ada ujiannya, bahkan harus sudah uji kompetensi. Ya, Jangan juga diserobot rumah tangga kita. Harus serius jadi wartawan,” tegasnya.

Penegasan ini disampaikan Ketua PWI pusat pada acara Dialog Pers Nasional dalam rangka Hari Pers Nasional 2020 di Griya Agung, Palembang, Kamis (6/8/2020).

Ketua PWI juga mengungkap peran Pers dan Pemda bersama dalam membangkitkan semangat masyarakat ditengah Pandemi Covid-19.

“Ini gak gampang. Apalagi dalam kondisi pandemi sekarang. Itu jadi pemikiran saya sejak semalam. Loyalitas pers itu harus pada rakyat. Kita berpikir semua untuk kepentingan rakyat,” jelasnya.

BACA JUGA: 

Herman Deru: Kurangi Judul Berita yang Masih Diduga

Saat pandemi ini rakyat menderita. Kocar-kacir dan tidak ada yang bisa membayangkan ini akan selesai sampai kapan?

“Kita berharap Covid-19 menurun tapi malah sekarang makin parah dan serius”

Lantas apa yang bisa dilakukan pers untuk menyemangati publik?

“Ya, kita harus membantu pemerintah, membantu Pemda secara maksimal memerangi Covid ini. Caranya dengan menyajikan berita yang memupuk dan membesarkan harapan,” ujarnya.

Pers harus mengecilkan peluang berita yang membuat publik pesimis.

Misalnya, berita soal berapa pasien yang meninggal (akibat covid-19) hari ini.

Ada demo, ada ribut tidak mau keluarganya dikubur di pemakaman Covid-19.

“Ini sebuah keresahan dan meresahkan masyarakat”

Ayo coba kita ambil angel yang berbeda. Supaya masyarakat mau sosial distancing. Tapi tetap ada saja yang cuek. Membangkang atau memang tidak paham.

“Kita harus tetap sosialisaikan bagaimana cara menghadapi pandemi ini. Kita ini (Pers) ujung tombak sama dengan tim medis. Kita harus berikan pencerahan kepada publik,” pintanya.

Apalagi saat ini berita soal ODP, DPD dan kurangnya APD dan jumlah korban barangkali sudah tidak begitu signifikan buat rakyat.

“Buatlah berita yang angel-nya inovatif. Membangkitkan ekonomi”

Karena saat ini rakyat sedang terpuruk. Buatkan berita yang membangkitkan spirit dan inovatif.

Misalnya ada orang yang mulai bangkit jualan kue. Membangkitkan spirit untuk bangkit berusaha, berjualan menambah penghasilan ditengah kesulitan ekonomi.

“Juga buatkan berita yang bisa tumbuhkan solidaritas sosial,”

Diakhir sambutannya, Ketua PWI pusat juga berharap Gubernur Sumsel besama PWI membuat Satgas Informasi.

“Ya, Satgas informasi, bukan Satgas Covid ya. Saya harap ini mendapat tanggapan gubernur dan bisa dibentuk segera,” tutupnya. (jul)

BACA JUGA:

PWI Sumsel Gelar Dialog Pers Nasional dalam Rangka HPN 2020

Komentar

Berita Lainnya