oleh

Atasi Deflasi, Pemda Obral Beras Murah Dari Petani

-Lainnya-91 views

MURATARA – Atasi deflasi (penurunan harga, red) yang kian mendalam, Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Ketahanan pangan obral beras murah ke masyarakat.

Program beras murah tersebut diharapkan dapat meningkatkan dua arus, yakni peningkatan produktifitas petani sekaligus membantu pertumbuhan daya beli di masyarakat.

Perekonomian yang kian menjepit mengakibatkan sejumlah sektor produksi pangan dan sayuran di wilayah Kabupaten Muratara melemah, sejumlah harga produksi petani alami penurunan harga. Petani di Muratara mengaku, tak bisa berbuat banyak, karena kondisi itu sudah terjadi sejak empat bulan terakhir.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Emilia mengungkapkan, pihaknya memiliki strategi khusus untuk mengatasi masalah deflasi dengan memicu antusias masyarakat konsumtif produk lokal. Terkhususnya mengenai produksi pangan seperti beras olahan petani lokal.

“Beras kita bagus-bagus, kualitasnya bersaing dengan beras luar, tapi harganya lebih murah ketimbang beras di pasaran. Satu klip beras ukuran 5 Kg kami jual Rp44 ribu, alhamdulilah peminatnya semakin banyak,” bebernya.

Dia mengatakan, program ini sudah dilaksanakan sejak empat bulan lalu. Setiap kelompok tani bisa menyalurkan produk mereka secara langsung khususnya beras ke Dinas ketahanan Pangan.

“Bagi masyarakat yang menginginkan beras murah silakan beli di kantor kami, ini asli produksi petani lokal. Berasal dari Nibung, katang Jaya, dan Rawas Ulu,” bebernya.

Emilia menegaskan, untuk mengatasi deflasi di sejumlah produk lainnya. Pihaknya juga sudah menyiapkan beragap program unggulan, seperti rumah bibit serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk produksi cabai dan produk dapur lainnya.

“Ini supaya masyarakat kita tidak selalu menjadi konsumen, dan selalu membeli bumbu dapur seperti cabai, bawang ke pasar,” timpalnya. Dia menegaskan, selain beras, cabai, bawang serta telur ayam ras sangat memengaruhi deflasi di wilayah Muratara. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya