oleh

Awal Agustus, Tak Makai Masker Didenda Rp 500 Ribu

SUMEKS.CO – Pemprov Sumsel memastikan, awal Agustus mendatang akan menerapkan sanksi bagi masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Bahkan Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat ini sedang mematangkan peraturan gubernur (pergub) tentang protokol kesehatan di tempat umum termasuk penggunaan masker.

Dalam pergub protokol kesehatan tersebut, berisi aturan lainnya termasuk jaga jarak (physical distancing). Herman Deru mengatakan, jika melanggar pergub tersebut maka diberlakukan sanksi berupa denda. Adapun besaran denda yang diberlakukan terendah Rp100 ribu dan tertinggi Rp500 ribu.

“Insyaallah dalam beberapa hari, awal Agustus, pergub sudah bisa diberlakukan di semua wilayah di Sumsel. Ini karena kita perlu verifikasi dari Kementerian Dalam Negeri untuk memberlakukan pergub,” katanya, Rabu (29/7).

Menurutnya, pemberian sanksi denda ini akan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi terutama menggunakan masker.

“Kalau menurut kajian, meskipun tidak dengan kesadaran paling tidak kena denda,” ujarnya.

Untuk sosialisasi pergub tersebut, akan dilakukan melalui media sosial. Sementara untuk pengawasan pelaksanaan pergub tersebut juga akan dikerahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

“Sosialisasi kan sekarang lebih gampang. Kita kasih jeda untuk sosialisasi beberapa saat, maksudnya sososialisasi sambil penerapan meskipun denda berlaku setelah sosialisasi masif,” jelas dia.

Sementara itu, Ahli Epidemiologi Universitas Sriwijaya, Iche Andriany Liberty mengimbau agar masyarakat menggunakan masker dengan benar. Masker harus benar-benar menutup hidung dan mulut.

“Masker jangan di bawah dagu. Masker harus tutupi hidung dan mulut,” ujar Iche.

Apabila hendak makan atau wudhu, masker pun harus benar-benar dilepaskan atau jangan lantas ditarik ke bawah dagu karena jika terjadi exposure (terpaan) droplet atau lainnya bisa saja menyangkut ke masker.

“Kalau memang harus melepas sebentar, lepas benar-benar melepas jangan di dagu,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya