oleh

AWAMS Dukung Penuh Program Kerja Rektor Unsri Anis Saggaf

PALEMBANG – Aliansi Wali Amanat Mahasiswa Sriwijaya (AWAMS) mendukung penuh program kerja yang dimiliki Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri), Anis Saggaf. Yang saat ini kembali maju menjadi Calon Rektor Unsri periode 2019-2023.

Menurut Koordinator Aliansi, Ari Setiawan, kepemimpinan yang baik, salah satunya dapat dilihat dari program kerjanya. Dengan program kerja salah satu calon Rektor sekaligus Rektor Unsri saat ini, Anis Saggaf. Unsri jadi International University pada Tahun 2021. Peningkatan pengabdian masyarakat, serta kesejahteraan dosen, karyawan, dan mahasiswa.

“Hal tersebut dapat diwujudkan dengan memberikan dukungan pada kepemimpinan Unsri. Dalam momentum pemilihan Rektor Unsri saat ini. Diskusi-diskusi mahasiswa perlu dilakukan demi terwujudnya kepemimpinan yang baik dan kuat. Karena kepemimpinan menjadi tolak ukur kemajuan Unsri kedepannya,” ungkap Ari. Usai menggelar Obrolan Santai Warung Kopi terkait Pemilihan Rektor Unsri di Dipo Cafe Palembang, Rabu (19/6) malam.

Ditambahkan dia, AWAMS adalah aliansi yang dibentuk untuk mengkoordinasikan pendapat dan ekspresi mahasiswa. Baik didalam maupun diluar kampus. Dalam hal ini, diskusi mengenai Pemilihan Rektor Unsri merupakan kegiatan perdana yang diselenggakan AWAMS. Dimana pemilihan Rektor Unsri sangat penting untuk dibahas. Karena kemajuan, perkembangan, arah kebijakan Unsri kedepannya dilihat dari kepemimpinan Unsri yang baik dan kuat.

Secara regulasi, kata dia, mahasiswa tidak bisa memengaruhi hasil pemilihan. Karena nama terpilih akan tetap ditentukan oleh menteri dan dewan senat universitas. Tetapi, dalam penyampaian visi misi di tahap sidang terbuka, mahasiswa boleh ikut mengawal dan hadir. Pun mungkin akan diberikan ruang untuk bertanya serta menyampaikan tanggapan.

“Terlepas dari itu semua, saya yakin semua mahasiswa punya harapan tentang bagaimana calon pemimpinnya. Jadi tidak ada salahnya kita coba bahas bagaimana harapan-harapan itu bisa terkumpul. Dan bisa tersampaikan kepada calon pemimpin kita,” lanjut dia.

Sebagai referensi, pada pemilihan sebelumnya, mahasiswa mengajukan nota kesepahaman kepada para calon Rektor Unsri. Memang upaya-upaya yang dilakukan tidak akan berpengaruh pada hasil akhirnya nanti. Tapi, jelas seorang pemimpin butuh dukungan besar dari yang dipimpinnya. Dan jumlah elemen paling banyak di kampus adalah mahasiswa.(ety)

Komentar

Berita Lainnya