oleh

Ayo Sriwijaya FC, Setiap Laga Adalah Final!

JAKARTA – Musim lalu Sriwijaya FC gagal ke Liga 1. Mereka hanya mampu menempati peringkat keempat Liga 2 2019 sehingga tidak kebagian tiga tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi. Musim ini, ambisi itu kembali diapungkan dan para pemain bertekad tidak mau gagal untuk kali kedua.

Bek tengah Sriwijaya FC Obet Choiri menegaskan, untuk bisa promosi ke Liga 1 2021 semua pemain harus total di setiap pertandingan. Bahkan semua harus sepakat memperlakukan setiap pertandingan adalah final. Ketika masuk ke lapangan, hanya ada dua pilihan yang akan menentukan hasil akhir. Menang atau kalah.

“Kita harus total bermain jika mau lolos. Siapapun lawannya harus berani disikat. Pilihannya cuma menang atau Kalahari karena semua pertandingan ibarat final jika mau ke Liga 1,” tegas Obet.

Bek asal Kediri ini sudah pengalaman membawa tim juara. Bersama Persik Kediri, dia dua kali juara. Pada 2019 antarkan Persik juara Liga 3. Setahun kemudian memastikan tim berjuluk Macan Putih berlaga di Liga 1 2020. Dari kedua kesuksesan itu, kuncinya adalah memperlakukan setiap pertandingan adalah laga final yang wajib dimenangkan.

Nah, musim ini 24 klub Liga 2 akan dibagi menjadi empat grup. Dengan mengusung format home tournament, langkah Sriwijaya FC ke Liga 1 akan mendapat ujian dari penghuni Grup D Liga 2 2020. Di sana, tim berjuluk Laskar Wong Kito akan bersaing dengan Sulut United, Semen Padang, PSMS Medan, Persekat Tegal, dan Persijap Jepara. Main di Stadion Teladan Medan.

Sementara grup lain ada Badak Lampung FC, Babel United FC, Perserang Serang, PSBS Biak, Cilegon United FC, dan Persewar Waropen. Grup A ini main di Lampung. Lalu Grup B di Cilacap ada PSCS Cilacap, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, PSKC Cimahi, Persis Solo, Persigo Semeru. Selanjutnya PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar FC, Martapura FC, Putra Sinar Giri FC, AS Abadi Tiga Naga, PSIM Yogyakarta ada di Grup C. Masing-masing dan runner up grup akan melaju ke Babak Delapan Besar.

“Saya yakin lolos ke babak berikutnya hingga ke Liga 1 jika kita kompak luar dalam,” tukasnya.

Liga 2 restart ini rencana PT Liga Indonesia Baru akan dieksekusi mulai 17 Oktober hingga 5 Desember 2020. Untuk menandai keseriusan PT LIB gulirkan kompetisi kasta kedua ini setelah terhenti pada 16 Maret lalu, mereka menggelar drawing pembagian grup pada Rabu siang (19/8). Drawing di Kantor PT LIB di kawasan Sudirman, Jakarta, ini dilakukan secara virtual dan disaksikan beberapa media. Selain itu juga disiarkan di YouTube.

Hasilnya, terpilih empat klub yang berhak menjadi tuan rumah babak penyisihan grup yaitu Badak Lampung FC (Grup A), PSCS Cilacap (Grup B), PSPS Pekanbaru (Grup C) dan PSMS Medan (Grup D). Setelah menentukan empat tuan rumah, secara acak memilih 20 tim untuk mengisi empat grup yang telah ditentukan.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan, semua pihak harus menghargai hasil drawing yang diselenggarakan secara transparan dan disaksikan publik. “Mari kita buktikan kepada seluruh masyarakat Indonesia di tengah pandemi korona yang masih terjadi kita masih bisa menggelar kompetisi Liga 2 yang berkualitas,” tukas Hadian Lukita.(kmd)

Hasil drawing babak penyisihan grup Liga 2 2020:

Grup A: Badak Lampung FC, Babel United FC, Perserang Serang, PSBS Biak, Cilegon United FC, Persewar Waropen

Grup B: PSCS Cilacap, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, PSKC Cimahi, Persis Solo, Persigo Semeru

Grup C: PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar FC, Martapura FC, Putra Sinar Giri FC, AS Abadi Tiga Naga, PSIM Yogyakarta

Grup D: PSMS Medan, Sulut United FC, Semen Padang FC, Persekat, Persijap Jepara, Sriwijaya FC

Komentar

Berita Lainnya