oleh

Azhar Ditombak Hingga Tewas di Depan Anaknya, Lantaran Hutang Piutang Narkoba Rp500 Ribu

SUMEKS.CO – Salah satu pelaku pengeroyokan terhadap korban Azhar (45) yang tewas mengenaskan dengan cara ditombak dan dicelurit di depan anak kandungnya sendiri di atas jembatan Musi 4 Palembang, Senin (10/8/2020) lalu berhasil dibekuk.

Tersangkanya M Doni alias Keling (40), yang ditangkap anggota Polsek Prabumulih Barat Selasa (11/8) malam. Saat diamankan, tersangka sedang berada di belakang komplek Pertamina, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Keling langsung diamankan dan kemudian diserahkan ke Polsekta IT II Palembang guna penyelidikan lebih lanjut.

“Ada dua pelakunya. Motifnya karena hutang piutang narkoba sebesar Rp500 ribu,” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji didampingi Kapolsek Ilir Timur II Mario Ivanry SE, saat merilisnya kepada awak meduia, Rabu (12/8/2020).

blank

Anom menegaskan, bukan korban yang memiliki hutang namun rekannya. Dan saat pelaku menagih hutang, korban yang tersinggung hingga terjadilah selisih paham.

“Tersangka Doni alias Keling mengajak saudaranya untuk mencari korban dengan membawa senjata tajam jenis tombak dan celurit. Dikeroyok di atas jembatan Musi 4,” tambahnya.

Tersangka Keling mengaku, sebelum kejadian korban sempat mendatangi rumahnya dan mengancam akan membunuh pelaku.

“Korban datang dengan anaknya sambil ngancam. Karena merasa terancam aku ngajak adek aku keluar dan bawa tombak dan celurit,” terang Keling.

Tersangka Keling menombak korban dan mengenai punggungnya, dan adiknya yang menyerang korban dengan celurit yang mengenai wajah. Sudah itu kami belari. Permasalahan karena hutang, tapi bukan korban yang punya hutang tapi temannya. Pas ditagih samo Calvin, korban yang tersinggung dan marah samo aku,” tukasnya.

Seperti diketahui, korban Azhar (45), warga Jl Slamet Riyadi, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan IT II Palembang, tewas di depan anak kandungnya di atas jembatan Musi IV Palembang, Senin (10/8/2020) dini hari.

Korban mengalami luka akibat senjata tajam jenis tombak dan dibacok menggunakan celurit. Korban ditinggal pergi oleh dua orang pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

Sebelum terjadinya pengeroyokan, korban sempat mengajak Iqbal (22), anak korban. Jarak antara rumah korban dan jembatan Musi 4 sekitar 250 meter.

Mirisnya, Iqbal sempat menyaksikan bapaknya dikeroyok dan ditombak oleh dua orang pelaku hingga tewas di lokasi kejadian. Terlebih, penerangan di jembatan dalam kondisi gelap.(dho)

Komentar

Berita Lainnya