oleh

Azrul Ananda Meminta Kepastian Jadwal Liga 1 2019

Presiden Persebaya, Azrul Ananda, mempertanyakan kepastian jadwal bergulirnya Liga 1 2019.

Sampai sekarang, memang belum ada kejelasan dari operator liga, PT Liga Indonesia Baru, mengenai penyelenggaraan kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim 2019 tersebut.

Banyak pihak saat ini masih menantikan hasil Kongres PSSI yang akan digelar di Bali pada 20 Januari 2019. Kemungkinan, pelaksanaan Liga 1 2019 termasuk kepastian jadwal akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

Hal itulah yang menjadi dalih bagi Azrul, Persebayatidak bisa berbuat banyak untuk membuat rencana tahun ini.

“Saya masih menunggu. Ini sudah bulan Januari, sampai hari ini jadwal liga belum keluar. Ada yang tahu kapan liga main? Tuhan saja belum tahu. Regulasinya seperti apa? Jangan-jangan seperti dulu, harus ada sekian pemain U-23, ini belum,” kata Azrul dalam pertemuan manajemen Persebaya dengan Bonek belum lama ini.

“Kemudian, regulasi pemain asing seperti apa. Secara historis, kompetisi sepak bola Indonesia ini bisa berubah terus,” imbuhnya.

Azrul mengeluhkan permasalahan ini akan berdampak kepada banyak hal. Satu di antaranya pengajuan sponsor untuk musim ini.

Dia belum bisa memastikan bagaimana rencana yang akan dibuat perusahaan yang menaungi klubnya.

Keluhan Azrul bisa jadi mengacu pada kompetisi domestik di negara tetangga semisal Thailand dan Malaysia, yang sudah merilis jadwal maupun aturan untuk liga musim 2019 jauh-jauh hari bahkan sejak tahun sebelumnya.

“Kalau itu perusahaan dan tidak pakai kalender (jadwal), bagaimana membuat perencanaan?” ucap Azrul.

“Katanya habis Pemilu. Habis Pemilu itu kapan? Akhir April, Mei? Habis itu puasa. Berarti rencananya seperti apa? Saya mengajukan sponsor itu berdasarkan jadwal apa?” sentil pria berusia 41 tahun itu.

Situasi ini direspons Persebaya satu di antaranya dengan memilih belum mendatangkan pemain baru untuk musim ini.

Tim Bajul Ijo hanya mempertahankan beberapa pemain lama dan itu pun masih belum diikat secara resmi lewat kontrak. (jpg)

Komentar