oleh

Babak Baru Sengketa Pilkada Muratara

MURATARA – Sengketa Pilkada serentak Kabupaten Muratara, memulai babak baru masuk dalam agenda sidang pendahuluan di Mahkama Konsitusi. Rencananya, sidang itu dilaksanakan Selasa (26/1) di jalan Medan Merdeka Barat 6, di gedung Mahkama Konsitusi, lantai 4, Jakarta.

Ketua tim hukum Paslon No3 H Syarif-Surian, Ilham Patahillah, Saat dikonfirmasi, Senin (25/1). Membenarkan jika pelaksanaan sidang di Mahkamah Konstitusi akan dilaksanakan besok (hari ini,red).

Sidang itu akan dilakukan secara luring (manual) dan daring (online).” Insyaallah nama kuasa Pemohon yang hadir besok disampaikan ke MK, yaitu  Dr Andi Muhammad Asrun dan Ilham Patahillah selebihnya kuasa hukum akan mengikuti daring via zoom,” katanya.

Dia mengungkapkan, untuk kuasa pemohon yang hadir secara langsung di MK, dibatasi hanya bisa masuk sidang 2 orang. Sedangkan untuk pendamping dan tim yang sifatnya prinsipal akan tetap mengikuti via daring online.

“Insyaallah besok lancar doakan saja, dan menjadi terbaik buat kabupaten Muratara dalam pendewasaan hukum dan demokrasi,” tegasnya singkat.

Dilain tempat, Komisioner KPUD Muratara Divisi Hukum Handoko mengungkapkan hal senada. Besok yang menghadiri sidang di Mahkama konsitusi hanya satu orang komisioner KPUD Muratara dan satu pengacara KPUD Muratara.

“Untuk yang lain mengikuti via daring melalui helpdesk KPU RI. Besok sidang pendahuluan agenda pembacaan permohonan dan penyerahan alat bukti pemohon, sekaligus penetapan pihak terkait,” ujarnya.

Handoko menginformasikan, jika MK menetapkan gugatan pemohon diterima, artinya perkara itu akan berlanjut ke persidangan. namun jika MK menetapkan status pemohon tidak diterima maka sidang akan langsung mengeluarkan hasil putuskan.

KPUD Muratara mengaku sudah melakukan berberapa persiapan, seperti menyiapkan alat bukti yang di bawa ke dalam persidangan. Seperti salian C1 Surat suara, Sirekap dan putusan PTTUN terkait sengketa Pilkada Muratara.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya