oleh

Babel Muba United Tak Mau Latah Lamar Selebritis

JAKARTA – Manajemen Babel Muba United tidak mau ikut latah mendekati selebriti untuk meningkatkan keuangan klub. Mereka merasa masih kuat untuk menghidupi perjalanan klub selama semusim.

Dalam mengarungi kompetisi Liga 2 2021, Manajemen Babel Muba United (MBU) membutuhkan dana maksimal Rp12 miliar. “Kami ingin fokus membenahi internal tim. Kami tidak ingin ikut-ikutan jualan ke selebritis. Jika tim ini bagus secara prestasi dan administrasi, kami yakin banyak akan datang. Tapi kalau tiba-tiba ada investor yang tertarik datang, ya bagus,” ucap manajer BMU Ahmad Haris ketika dihubungi kemarin (16/5).

Haris menjelaskan, untuk arungi kompetisi Liga 2 2021, dalam estimasi manajemen membutuhkan dana maksimal Rp12 miliar. Dengan estimasi itu, pihaknya sudah beranikan diri target promosi Liga 1.

Untuk mencukupi kebutuhan dana, ada sejumlah perusahaan yang akan menjadi penyokongnya. “Muba Corporate Forum (MCF) menjadi pihak yang membantu kami dalam finansial. Bisa dikatakan merekalah yang membantu mengelola BMU,” jelasnya. Dikatakan Haris, kebutuhan dana maksimal Rp12 miliar itu didalamnya sudah termasuk untuk belanja pemain. Pemain BMU saat ini 30-40 persen aroma Timnas Indonesia.

Mulai dari Bobby Satria, Ichsan Kurniawan, Engelbert Sani, Titus Bonai, hingga Syaiful Indra Cahya. Mereka pernah mengenakan jersey timnas pada masanya. Kemudian untuk rasa Liga 1 juga banyak.

Komentar

Berita Lainnya