IBU kota harus pindah. Hanya alasannya jangan dicari-cari. Apalagi kalau alasannya mistis. Atau karena sudah terlanjur pernah disebut. Kalau saya jelas. Harus pindah. Alasannya hanya satu: Jakarta

Oleh : Dahlan Iskan 17 Agustus tahun ini. Tiga hari sebelumnya. Jam 6 pagi waktu New York.  Itulah hari pertama kurva terbalik: yield bond jangka panjang lebih rendah dari

Oleh : Dahlan Iskan Ekonomi Indonesia tahun depan?  Baca dulu rancangan anggaran negara tahun 2020. Yang sudah diserahkan pemerintah ke DPR minggu lalu.  Di situ terlihat, ekonomi

GAJAH dirubung semut. Yang terjungkal perusahaan besar. Yang demo anak-anak muda. Yang didemo polisi/pemerintah. Korban yang jatuh: CEO Cathay Pacific. Namanya Rupert Hogg. Orang Inggris. Alumnus Oxford.

UCAPAN duka cita pun bisa bermasalah. Harus dicabut. Yang menulis ‘duka cita’ itu bapak-ibunya. Yang meninggal itu anak laki-lakinya: Connor Betts. Bujangan. Umur 24 tahun. Connor meninggal

CEPAT-Cepatlah ke tempat upacara. Dan cepat-cepatlah kembali bekerja. Biar pun hari ini libur –hari kemerdekaan Republik Indonesia. Yang saya tidak lupa: yang ke-74 warsa. Hampir semua indikator

Namanya Enzo Zenz Allie. Pemuda 18 tahun ini mendadak viral. Beberapa hari ini. Itu setelah ia berbincang dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Menggunakan bahasa Prancis. Enzo

Oleh : Dahlan Iskan Sesekali saya minum kopi. Belakangan ini. Sejak teman-teman saya buka usaha kopi. Yang teman lama buka warung. Yang teman baru bukan cafe. Nama

PADA heran: mengapa Tiongkok begitu sabar? Tetap membiarkan demo di Hongkong berlarut-larut? Pun setelah melebihi 70 hari –rekor demo terlama di Hongkong yang terjadi tahun 2014 itu.

Oleh : Dahlan Iskan Di mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.  Persoalannya: Seberapa sering.   Seberapa luas.   Seberapa lama. Ada kalanya sering

“APA yang akan terjadi berikutnya? Tidak tahu. Kita hanya bisa menunggu”. Itulah pendapat umum di Hongkong sekarang. Setelah demo tidak juga berhenti. Pun setelah lebih dua bulan.

“Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali”. “Tidak mau”. “Menarik lho pak. Apalagi kalau DI’s Way yang menulis”. “Politik. Sensitif,” balas saya. “Soal Sengon 1 Triliun

JEEVAJOTHI sudah lama move on. Di kota yang jauh: Thanjavur. Jauh dari konglomerat restoran itu: Rajagopal. Yang menginginkannya jadi istri ketiga. Yang lalu membunuh suaminya –pakai uangnya.

Pikiran saya melayang jauh. Setiap menjelang Idul Adha seperti ini. Ke negeri yang kini lagi bergeser: India. Di sana kerukunan beragama selalu tergores. Di sekitar Idul Adha.

Oleh : Dahlan Iskan Inilah ngaji yang tidak tuntas. Belajar baru sepenggal. Lalu penasaran. Tapi sang guru telah wafat — Kyai Haji Maimoen Zubair. Selasa 6 Agustus

SAYA lewat hotelnya Alibaba: Flyzoo Hotel. Saat saya ke bendungan Danau Seribu Pulau. Dua jam dari kota Hangzhou. Saya pun menginap di situ. Kata orang, serba komputer.

Sepele sekali. Kelihatannya. Hanya gara-gara satu pohon sengon. Listrik seluruh Jakarta padam. Juga Jabar. Dan sebagian Jateng. Minggu-Senin lalu. Pohon sengonnya ada di Desa Malon. Nun jauh

SEPELE sekali. Kelihatannya. Hanya gara-gara satu pohon sengon. Listrik seluruh Jakarta padam. Juga Jabar. Dan sebagian Jateng. Minggu-Senin lalu. Pohon sengonnya ada di Desa Malon. Nun jauh

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar DI’s Way mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya K.H. Maimun Zubair. Pada hari ini Selasa, 6 Agustus 2019 di Makkah, Arab

SAYA tunda dulu menulis soal mati lampu. Saya batalkan juga menulis soal demo Hongkong. Yang masih terus berlanjut –dan kian brutal. Saya elus dada dulu melihat kian

AKHIRNYA perang total. Presiden Trump membuktikan ancaman Twitternya: mengenakan bea masuk tambahan untuk seluruh barang Tiongkok. Tidak ada kecualinya lagi. Termasuk onderdil iPhone. Yang selama ini dibuat

DULUNYA anak miskin sekali. Tidak mampu sekolah. Pun hanya untuk SMA. Tamat SD ia merantau ke kota. Ke Madras –sekarang disebut Chennai. Ia kerja serabutan. Mati-matian. Ia

Satu lagi konglomerat yang lagi stres: diancam hukuman 465  tahun. Yang mengancam: Amerika. Yang diancam: pengusaha Tiongkok. Namanya: Liu Zhong Tian (劉忠田). Umur: 55 tahun. Kekayaan: Rp

SAYA memilih ‘orang dalam’. Untuk menjadi direktur utama berikutnya. Setelah saya diberhentikan dari jabatan itu. Tahun 2011 lalu. Kebetulan, pemberhentian itu tidak biasa. Lantaran saya harus pindah

KOPI memang pahit. Kalau tidak diolah. Tapi lebih pahit lagi nasib raja kopi ini. Padahal dialah yang berhasil mengalahkan Starbucks di negaranya: India. Ia bunuh diri. Senin

Oleh : Dahlan Iskan Do or die.  Orang Surabaya akan pilih ‘or’.   Tapi Boris Johnson orang Inggris. Kelahiran New York. Ayah kakeknya orang Turki. Ibunya Amerika. Kakek

SEBENTAR lagi genap dua bulan: demo di Hongkong itu. Masih belum menyamai tahun 2014 lalu: 70 hari. Tepatnya 78 hari. Tapi nada-nadanya kali ini bisa mengejar rekor

Oleh : Dahlan Iskan Trump menghidupkan lagi hukuman mati. Yang sebenarnya tidak pernah mati. Tapi sudah 15 tahun tidak pernah dilaksanakan. Hingga antrean untuk eksekusi kian panjang.

Oleh : Dahlan Iskan Trump untuk Amerika.  Xi Jinping untuk Tiongkok.  Boris Johnson untuk siapa?  Merekalah pemimpin yang sangat fokus memikirkan nasib negara masing-masing. Tidak peduli: apakah