MASIHKAH ada harapan untuk Krakatau Steel? Tidak mudah. Tapi masih ada anak usaha KS yang labanya besar: pelabuhannya masih bisa laba Rp 200 miliar setahun. Pelabuhan itu

Oleh : Dahlan Iskan Saya kecewa –campur bangga. Saat membaca komentar-komentar di DI’s Way Selasa (18/11). Mengapa Anda, Xiao Mao, membocorkan rencana rahasia saya. Dengan tepat pula.

Oleh: Dahlan Iskan Teka-teki skenario akhir demo di Hongkong terjawab. Minggu malam lalu. Malam itu kelompok radikal kembali ke markas mereka: di The Hong Kong Polytechnic University.

Oleh : Dahlan Iskan Rencana saya ini ditentang tuan rumah. “Untuk apa naik kereta api 54 jam. Naik pesawat saja, 3,5 jam,” ujar mereka. Saya sudah lama

PERTUNJUKAN belum berjalan separonya. Wanita di sebelah saya ini menyodorkan tisu. Rupanya dia tahu saya mengusap air mata. Padahal saya sudah berusaha serahasia mungkin. Saya jatuh terharu

KIAN sedikit. Kian brutal. Itulah demo di Hongkong. Yang hari ini memasuki bulan keenam. Awal minggu lalu demonstran menguasai terowongan vital. Terowongan bawah laut. Yang menghubungkan Hongkong

“Orang berprestasi cenderung sukses ditempatkan di mana pun”. Itu sering saya ucapkan di mana-mana. Di berbagai forum. Terutana forum SDM. Atau di depan kuliah umum di kampus.

Oleh : Dahlan Iskan “Ini persis seperti di pasar Jerusalem,” ujar anak muda itu. “Saya tidak merasa sedang di ibu kota Xinjiang,” tambahnya. Yang mengatakan itu adalah

Harusnya Djaduk Ferianto menjalani operasi jantung. Hari-hari kemarin. Dokter sudah mengharuskan jantungnya harus dipasangi ring. Tapi Sabtu lusa akan ada perhelatan musik di Jogja: Ngayogjazz. Yang lagi

Acaranya makan siang. Dengan delapan pengusaha besar di Jakarta. Hanya makan siang. Masakan Italia. Di Shangri-La Hotel. Saya memanfaatkannya untuk survei kecil-kecilan. Saya tanya mereka satu persatu.

Oleh : Dahlan Iskan Wartawan Radar Cirebon saya minta ke Grage City Mall. Ke lantai 2. Di situ ada gerai cepat saji. Namanya sangat masa kini: Pota

Oleh : Dahlan Iskan Satu masjid. Ribuan orang tewas.  Entah masih akan berapa ribu lagi. Tergantung apa yang akan terjadi berikutnya. Setelah ada putusan mahkamah agung Sabtu

Saya ke ibu kota Indonesia. Sabtu kemarin. Setelah acara wisuda di Universitas Mulia Balikpapan.  Ke sebelah mananya? Ke pinggirnya. Belum bisa ke tengahnya? Belum ada jalan ke

Saya dapat oleh-oleh unik: satu boks kopi. Merknya yang unik: Kopi Revolusi. Lebih unik lagi motto yang tertulis di sachet kertas kopi itu: Kopi, Persaudaraan, dan Revolusi.

Oleh : Dahlan Iskan Sebuah bus berangkat dari Kanada. Tujuannya amat jauh: Pakistan. Jalan darat. Menyeberangi Samudra Atlantik. Melewati 14 negara. Isi bus itu: penganut agama Sikh.

Oleh : Dahlan Iskan Saya ini boleh dibilang golongan radikal: melayat kok begitu telat. Saya baru melayat setelah almarhumah dimakamkan lebih lima bulan sebelumnya. “Nyuwun duko,” kata

MEREKA baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki –satu anak kiai, satu lagi anak desa di pelosok

Oleh : Dahlan Iskan Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public –dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000.

Oleh : Dahlan Iskan Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu, dan yang

SAYA dulu tidak ingin punya wamen. Dalam hati. Tapi saya tidak punya hak untuk menentukan. Ada wamen bisa punya potensi konflik. Meski juga bisa berbagi pekerjaan. Tapi

HAMIGUA. Seperti melon tapi bukan melon. Seperti blewah tapi bukan juga. Seperti mentimun emas, ah bukan pula. Namanya hamigua. Gabungan tiga jenis buah itu. Ditambah gula. Itulah

Oleh : Dahlan Iskan Lima wanita berjilbab itu duduk-duduk di trap. Posisi trapnya cukup tinggi. Menghadap Nathan Road, Kowloon, Hongkong. Betul. Mereka dari Indonesia. “Kok gerbang masjid

Oleh : Dahlan Iskan Tidak ada babi di Xinjiang. Yang dalam bahasa Mandarin disebut zhuru (猪肉). Ups, ada. Hanya namanya tidak disebut babi (zhuru). Provinsi paling barat

Oleh : Dahlan Iskan Pembunuh pacar yang lagi hamil itu benar-benar bebas. Rabu pagi lalu. Chan Tong-kai keluar penjara didampingi pastor. Dijemput mobil putih sejenis Alphard. Tahi

Oleh : Dahlan Iskan Ini Las Vegas. Bukan. Ini Wyoming. Bukan. Ini Idaho. Bukan. Ini Xinjiang. Betul. Ini Xinjiang bagian utara. Mirip sekali dengan Las Vegas, Wyoming,

Oleh : Dahlan Iskan Sudah terbukti sejak zaman Romawi. Sampai Dinasti Tang. Pun sampai kekhalifahan Abbasyiah. Dan Orde Baru. Dan banyak contoh lagi. “Kemajuan ekonomi dan kemakmuran

Oleh : Dahlan Iskan Setidaknya empat nama ini luar biasa santer disebut di medsos. Sebagai hampir pasti masuk kabinet: Dr. K.H. Said Aqil Siradj, Grace Natalie, Angela

Saya harus memuji susunan kabinet baru ini. Berarti saya harus memuji yang menyusunnya: Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo. Tentu tidak memuaskan semua orang. Apalagi semua partai. Tapi terlihat

Oleh : Dahlan Iskan Ini berita duka untuk mobil listrik: Dyson tiba-tiba membatalkan proyeknya. Yang di Singapura itu. Padahal James Dyson sudah menyiapkan dana Rp 50 triliun.