Ketua Umum

Oleh: Dahlan Iskan POLITIK begitu cair belakangan ini. Manuver begitu dinamis. Pemilu kian dekat –untuk ukuran politik. Asyik. PKB bertemu PKS itu langka. Apalagi kalau sampai bikin ”koalisi

Subsidi Inflasi

Oleh: Dahlan Iskan MENGAPA kini pemerintah ”berani” menyisihkan ratusan triliun APBN untuk subsidi BBM? Bukankah pemerintah Jokowi awalnya menyiratkan kebijakan antisubsidi? Sampai-sampai medsos berani mengecam pemerintahan SBY sebagai

Surat Cinta

Oleh: Dahlan Iskan ADA Jalan Mas Trip, tapi tidak ada Jalan Dik Trip atau Mbak Trip. Kelihatannya tidak adil, tapi tidak ada yang keberatan. Persoalan baru muncul

Sapi Tanah

Oleh: Dahlan Iskan OBAT PMK sedang dirancang. Para peternak tidak bisa menunggu. Mereka pun mencoba Eco Enzyme. Begitu banyak relawan Eco Enzyme sekarang ini. Ada Vera Tan di Batam, ada Joko

Garuda Napas

Oleh: Dahlan Iskan SAYA harus mengucapkan selamat kepada Direksi Garuda Indonesia. Lebih khusus kepada dirutnya, Irfan Setiaputra. Jumat kemarin, Garuda mencapai tahap ”homologasi”. Ia berhasil lolos dari ancaman

Bunuh Novel

Oleh: Dahlan Iskan WANITA Amerika ini suka mengenakan java jones bikinan Bandung. Tipe pakaian longgar itu terasa enak di badan –bagi yang tidak langsing. Dia sangat bersedih ketika

Sama Sulit

Oleh: Dahlan Iskan INILAH bos pertama saya di dunia kerja: Alwy As. Ia pemimpin umum dan pemimpin redaksi harian Mimbar Masyarakat yang terbit seminggu sekali di Samarinda. Saya

Dua Tinggi

Oleh: Dahlan Iskan SAYA sengaja tidak menulis ini kemarin. Saya ingin tahu dulu sambutan publik pada reshuffle kabinet Selasa lalu: biasa-biasa saja. Tidak ada harapan tinggi pada pejabat

Katalog Offline

Oleh: Dahlan Iskan Anda harusnya sudah tahu: Presiden Jokowi marah-marah lagi. Selasa lalu. Soal produksi dalam negeri lagi. Yang tidak kunjung dibeli para pejabat pembeli barang. Di pusat

Cari Uang

Oleh: Dahlan Iskan INI pasti bukan karena harga ayam segar yang lagi naik. Juga bukan karena kenaikan harga cabai. Tidak ada yang begitu penting di Singapura. Tapi negeri

Jahat Enak

Oleh: Dahlan Iskan MINGGU kemarin adalah hari bersejarah dalam hidup saya. Sejarah kecil: minum kopi terbanyak. Sampai lima jenis kopi. Sekali duduk. Dua jam. Saya harus bisa memahami

Ayam Meme

Oleh: Dahlan Iskan Di Singapura beredar meme lucu: makan nasi dengan lauk paha ayam. Bukan ayam beneran. Paha ayam yang terbuat dari nasi.  Ayam beneran memang lagi langka

Tulang Lama

Oleh: Dahlan Iskan BAYI itu akhirnya ditemukan –42 tahun kemudian. Ibu yang melahirkannyi baru berumur 17 tahun. Ayahnyi 21 tahun. Begitulah waktu itu. Pun di Amerika. Terutama di

Arus Eril

Oleh: Dahlan Iskan. KALAU di sungai Indonesia, orang tenggelam seperti putra sulung Ridwan Kamil itu akan mengapung dalam 3 hari. Maju sehari atau mundur sehari. Sedang jenazah

Stres Lois

Oleh: Dahlan Iskan. SAYA juga sudah tahu: hari itu dokter Lois meninggal. Senin 6 Juni tengah hari. Sang suami lagi di Makassar. Selasa keesokan harinya, Hasan Aslam,

Low 100 Kilo

Oleh: Dahlan Iskan KELIHATANNYA seperti mustahil. Tapi inilah langkah besar Datuk Low Tuck Kwong berikutnya. Di usianya yang 74 tahun: meningkatkan produksi batu bara menjadi 60 juta ton

Jadi WNI

AMBILLAH keputusan besar sebelum umur 40 tahun. Anda akan sukses besar. Datuk Low Tuck Kwong melakukannya. Ia baru berumur 37 tahun ketika membuat keputusan besar dalam hidupnya:

Kera Slow

Oleh: Dahlan Iskan. SAMA sekali tidak sengaja. Tidak janjian. Saya bertemu orang yang kekayaannya naik Rp 30 triliun hanya dalam dua tahun itu (Baca Disway: Durian Low): Datuk Low

Durian Low

Oleh: Dahlan Iskan INI dia, orang yang kekayaannya, hanya dalam dua tahun terakhir, naik sekitar Rp 30 triliun. Uang beneran. Resmi. Bayar pajak semestinya. Bukan hasil sembunyi-sembunyi. Dan

Haji Aseng

Oleh: Dahlan Iskan Ia sudah lama menunggu saya. Di depan masjid besar di kota kecil itu. “Kita salat duha dulu,” katanya. Kami pun menuju tempat ambil air wudu.

Dokter Pasien

Oleh: Dahlan Iskan PASIEN itu marah. Ia pergi ke toko senjata: membeli senjata semi otomatis AR-15. Tiga jam kemudian ia sudah sampai di rumah sakit –tempatnya dioperasi

Tangis Mama

Oleh: Dahlan Iskan. Ia menyanyikan lagu Listen-nya Beyonce. Empat juri sampai berdiri. Ia mendapat ”Empat OK” untuk masuk babak semifinal Britain Got Talent yang top itu. Dan

Tumpukan Pasir di Lobi Hotel Ukraina

MENGINAP di hotel Eropa, yang terbayang dalam benak Anda, mewahnya interior bangunan, sambutan hangat office boy, dan resepsionis hingga masakan dari berbagai negara dunia yang akan disuguhkan.

Munaslub Kendaraan

Oleh: Dahlan Iskan BEGITU besar dukungan pada Ganjar Pranowo. Termasuk dari Presiden Jokowi sendiri. Sebagai calon presiden Indonesia akan datang. Begitu besar juga dukungan pada Anies Baswedan. Dari

Jembatan Merah

Oleh: Dahlan Iskan Seingat saya, jembatan itu berwarna kuning. Sejak dulu. Kemarin saya melintasinya lagi. Kok sudah berubah. Menjadi warna merah. ”Pak bupatinya baru saja pindah partai.

Senjata Yubo

Oleh: Dahlan Iskan COBALAH sesekali kita pahami jalan pikiran orang yang tidak setuju dengan kita. Misalnya soal kepemilikan senjata itu. “Kalau kepemilikan senjata dilarang, jumlah korban mati di

Aplikasi Migor

Oleh: Dahlan Iskan. LARANGAN sudah dicabut. Kapal belum ada yang berangkat. Sudah lebih seminggu. Akhirnya lebih sebulan Indonesia tidak ekspor minyak goreng –dan bahan baku minyak goreng.

Cinta Sejati

Oleh: Dahlan Iskan PENASARAN menimbulkan kepo. Atau sebaliknya. Atau sama saja: bagaimana bisa, satu grup polisi takut pada satu remaja. Padahal remaja itu membahayakan begitu banyak siswa yang masih

Buya Perhatian

Oleh: Dahlan Iskan. ”Tidak boleh lama sakit, Bung Dahlan, semoga cepat pulih, amin. Maarif.” WA beliau itu masih saya simpan sampai sekarang. Itulah doa Buya Syafii Maarif

Kado Nyawa

Oleh: Dahlan Iskan. Ia membeli hadiah ulang tahun untuk dirinya sendiri: senjata api. Semiotomatis. Sekaligus dua buah. Hari itu ia memang sudah boleh memiliki senjata api. Umurnya

No More Posts Available.

No more pages to load.