BSI dan Ketahanan Ekonomi

Kehadiran Bank Syariah Indonesia (BSI) membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi melalui perbaikan perilaku ekonomi. BSI hadir dengan indikasi positif sebagai generator untuk menormalkan kembali perilaku ekonomi







Schumacher dari Bawah

Anak juara dunia, anak salah satu yang terbaik dalam sejarah, mungkin sebaiknya memang harus memulai dari “bawah”. Mick Schumacher, anak dari juara dunia tujuh kali Michael Schumacher,

Liga Move Forward

Alhamdulillah. “Eksperimen” yang dilakukan di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bisa dibilang berjalan lancar. Kompetisi basket pelajar DBL di provinsi itu telah berjalan, berakhir pada 26 Februari

Hoki Irwan

Oleh: Dahlan Iskan SAYA sulit kalau harus mengilmiahkan kata ”hoki”. Yakni kata hoki seperti yang diucapkan pengusaha besar Irwan Hidayat –pemilik pabrik jamu Sido Muncul itu. Ia

Listrik ‘Pembangkit’ Ekonomi Kerakyatan

39 TAHUN AIRSUGIHAN ‘HABIS GELAP TERBITLAH TERANG’ Warga Airsugihan atau biasa disebut warga jalur, adalah warga yang menempati wilayah di Kecamatan Airsugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)

Lombok Pertama

Akhirnya, setelah sekitar setahun, saya naik pesawat lagi. Ya, ya, ya, ini bukan sesuatu yang istimewa buat banyak orang. Tapi buat saya, ini benar-benar sesuatu. Hanya beberapa

Jumat WandaVision

Pandemi setahun ini benar-benar mengacak habit entertainment dan pop culture. Bioskop sampai terancam punah, stasiun televisi “normal” makin ditinggalkan, streaming semakin merajalela. Menariknya, habit menonton streaming pun

Prospek Ekonomi Bergantung Herd Immunity

PEMERINTAH memperkirakan pandemi Covid-19 bisa dikendalikan September tahun ini. Jika perkiraan tersebut terbukti, lantas bagaimana prospek ekonomi ke depan? Sebetulnya, kami memprediksi tahun ini pertumbuhan ekonomi berada di

Bos, Sering Makan Tak Pakai Sendok

“Dek besok ke Jambi ya,” Bos Parno perintah kepada saya, Juni lalu. Saya pun langsung menjawab, Siap Bos. Kemudian  saya mempersiapkan mobil. Mengecek kendaraan dan menelpon kawan- kawan

Kita Kehilangan Tokoh Pers Nasional

SAYA mengenal Pak Suparno cukup dekat. Karena nama beliau ada “Wonokromo”, saya pikir beliau orang Surabaya. Jadi kalau bertemu beliau, saya langsung mengajak beliau ngobrol ala suroboyoan.

Sekretaris pun Tak Berguna

Hanida Syafrina Manager Pemasaran Pal Tv Di lantai 2 Graha Pena, ada ruangan yang menjadi tempat kerja Bapak Suparno Wonokromo. Kala itu tahun 2002, saya diminta menjadi

Empat Kali Dipanggil Bos Parno

Waktu itu, di awal tahun 2000. Di sela-sela menunggu antrean potong rambut di Jl Mayor Salim Batubara, Simpang Sekip saya melihat ada koran. Rupanya koran Sumeks. Di

Sang “Dahlan Kunting”

Saya dan Suparno punya banyak kesamaan. Kami sama-sama wartawan, mulai jadi wartawan juga sama sekitar awal tahun 1980 an. Sama-sama mengawali bekerja di Jawa Pos, sama-sama anak

Amerika Marah Mobil Listrik

Norwegia lebih dulu paksakan mobil listrik, memimpin dunia dalam penjualannya secara per kapita. Orang Amerika marah dan meneriakkan “Norway No Way!”. Amerika harus menang. Tapi marahnya lucu…

“Kita Beli Aja Hotelnya ……”

Mas Parno, selamat jalan ! Innalillahi wainna ilaihi rajiun.. Telah pergi salah seorang sahabat terbaik saya, Suparno Wonokromo, sahabat yang sama-sama jatuh bangun, membangun Jawa Pos Group,

Pak Parno, Teh Poci, dan Nasi Gudeg

Oleh Masayu Indriaty Susanto Santai tapi serius. Rasanya semua masalah terasa gampang. Beliau selalu punya cara untuk melakukan apapun, sambil tersenyum dan tertawa. Selalu menularkan energi positif

Pekerjaan Rumah NU di Usia 95 Tahun

ORANG pintar sama seperti orang bodoh, senang santai dan menghibur diri. Tetapi, orang pintar tahu kapan dan di mana melakukan semua itu. Kesenangan spesialnya tidak mengalahkan ambisi dan

Promosi Menyumbang

Duluuuu saya pernah menulis soal menyumbang. Sekarang mungkin waktunya diulang lagi. Apalagi sekarang sedang banyak bencana di Indonesia, dan saya melihat semakin banyak orang bikin program untuk

No More Posts Available.

No more pages to load.