oleh

Bacok Polisi dengan Parang, Bandar Narkoba Tewas

SUMEKS.CO- MUARA ENIM – Jojon (45), warga Desa Sukadana, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, tewas setelah diterjang timah panas, Sabtu (27/2) pukul 16.35 WIB. Sebelum tewas tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu ini, sempat membacok kepala Bripka Sudarsih, ketika akan menangkap pelaku.

“Ketika di TKP (Rumah pelaku) anggota melakukan pengepungan. Saat itu pelaku bersama kedua rekannya sedang duduk santai, mengetahui kedatangan polisi, kedua rekan pelaku berhasil kabur. sedangkan pelaku Jojon berhasil diamankan. saat akan melakukan penggeledahan di dapur rumahnya, pelaku melakukan perlawanan menyerang anggota dengan sebilah parang,”ujar Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Sungai Rotan Iptu Gunawan Sahferi SH MPd, Senin (1/3).

Diceritakannya, penggerebekan tersebut berawal informasi dari masyarakat menyebutkan bahwa  akan adanya transaksi narkoba dirumah pelaku Jojon. Selanjutnya, dirinya memerintahkan anggotanya Aipda M Jauhari beserta personil lainnya untuk melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut.

Setelah memastikan bahwa benar di rumah pelaku sering di jadikan tempat transaksi narkoba, lalu di lakukan upaya pengintaian dan dilakukan penggerebekan di rumah pelaku. Ternyata di dalam rumah pelaku tak sendirian, pelaku sedang duduk bersama dua orang rekannya.

Mengetahui yang datang polisi, kata dia, pelaku Jojon dan dua orang rekannya melarikan diri. Namun, upaya pelaku Jojon untuk kabur dari sergapan berhasil dihadang petugas pada saat hendak berlari kearah dapur belakang rumahnya.

Ketika hendak diamankan dan dilakukan penggeledahan, kata dia, pelaku Jojon melakukan perlawanan dengan menyerang Bripka Sudarsih dengan menggunakan parang sehingga Bripka Sudarsih menghindar dan berusaha mendekap pelaku. Namun pelaku masih terus  memberontak dan  mengayunkan parang yang digenggamnya kearah Bripka Sudarsih sehingga tepat mengenai kepala Bripka Sudarsih.

“Meski terluka, Bripka Sudarsih masih berupaya untuk melumpuhkan pelaku. Tetapi tersangka masih terus mengayunkan parang dan mengenai kembali kepala Bripka Sudarsih seraya pelaku meneriaki petugas perampok,”jelasnya.

Lanjutnya, Aipda Jauhari yang sedang melakukan penggeledahan mendengar teriakan dan suarah gaduh dibagian dapur, segera menyambangi Bripka Sudarsih untuk memberikan pertolongan. Melihat rekannya sudah bersimpah darah dibagian kepalanya, pelaku Jojon masih melakukan perlawanan.

“Anggota langsung melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku. Selanjutnya pelaku dan Bripka Sudarsih dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pertolongan medis. Namun Jojon meninggal dunia setelah menjalani perawatan. Sedangkan anggota Bripka Sudarsih dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif,”ujarnya.

Dari hasil penggeledahan dirumah pelaku, kata dia, berhasil diamankan berupa 25 paket diduga narkotika jenis Sabu-sabu dengan berat bruto 7,03 gram, 2 butir pil ekstasi, 1 buah timbangan digital dan 1 bilah parang.

“Pelaku Jojon menurut catatan kepolisian merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan yang sangat meresahkan masyarakat serta kasus penyerangan personil Polsek Sungai Rotan pada Tahun 2010 yang lalu dan tersangka telah menjalani proses hukum,”tandasnya.(nop/ozi)

Komentar

Berita Lainnya