oleh

Bakso Herbal Produksi SMK PP Negeri Sembawa

SUMEKS.CO, PANGKALAN BALAI – Bakso, kuliner yang begitu banyak peminatnya bahkan mudah sekali di temukan. Selain rasanya yang gurih dan enak, tentunnya jajanan satu ini cocok disajikan di musim penghujan. Banyak kalangan masyarakat membuat berbagai variasi olahan bakso, mulai dari bakso ayam, bakso daging, bakso ikan , bakso telur. Kini Laboratorium Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (Lab APHP) SMK PP Negeri Sembawa mencoba membuat bakso herbal.

Bakso merupakan campuran daging sapi yang digiling di campur tepung tapioka dan dibentuk bola-bola kecil. Tak hanya menggunakan campuran daging sapi saja melainkan ada yang menggunakan daging ikan dan daging ayam, Bakso sangat cocok disajikan dalam keadaan panas degan kuah bening biasanya juga ditambahkan mie dan buhun.
Lantas, Apakah anda pernah mencoba bakso yang terbuat dari sayuran? Soal rasa tentunya sama enak dan lezatnya seperti bakso pada umumnya, bahkan bakso herbal ini baik bagi kesehatan tubuh. Selain bergizi dan bervitamin namun juga rendah kolesterol. Tentunya anda bisa dapat menerapkan gaya hidup sehat lho.

Pranata Laboratorium SMK PP Negeri Sembawa Desi Apriyanti, S.ST menuturkan bahwa bakso herbal ini terbuat dari daun kelor dan wortel. Daun kelor memiliki kandungan antioksidan yang tentunya sangat baik bagi kesehatan yang dapat merangsang perkembangan otak, janin dan meyehatkan mata. begitu sebaliknya manfaat dari wortel ini mengandung antioksidan yaitu β karoten yang mencegah atau menghambat fermentasi, pengasamanan atau peruraian lain terhadap makanan yang disebabkan oleh mikroorganisme. Tentunya kedua bahan memiliki kandungan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Proses pembuatan bakso herbal ini sama seperti bakso pada umumnya, jika menggunakan ekstrak daun kelor maka daun kelor menjadi bahan utama yang digiling dicampurkan dengan daging ayam setelah daging ayam digiling halus. Begitu sebaliknya bakso wortel, ekstrak wortel menjadi bahan utamanya digiling dicampurkan daging ayam halus. “Selanjutnya ditambahkan campuran tepung tapioka, bawang putih dan lada bubuk, garam putih telur lalu digiling hingga menjadi bentuk adonan,” ujar Desi.

Bakso sehat ini memiliki rasa yang begitu menggiurkan lidah dan tentunya enak, tanpa campuran zat pengawet seperti formalin atau borak sehingga sangat baik bagi kesehatan. Jika anda penggemar bakso tak perlu khawatir lagi dengan keluhan kolesterol, bahkan bakso ini cocok disajikan untuk si kecil juga. Dapat kenikmatan lezat nya dapat juga manfaatnya.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa Ir Mattobi’i, M.P. menyatakan bahwa bakso herbal merupakan inovasi varian rasa baru yang dihadirkan dari Lab. APHP SMK PP Negeri Sembawa.

“Kita melihat peluang semakin banyaknya masyarakat yang tertarik akan makanan sehat dan bergizi, maka hadirnya bakso herbal ini akan menjadi varian rasa baru dalam dunia kuliner dan mampu meningkatkan nilai jual hasil pertanian menjadi produk olahan yang berkualitas tinggi,” kata Mattobi’i.

SMK PP Negeri Sembawa yang merupakan UPT Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mampu menjawab tantangan Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi yang mengharapakan bahwa pembangunan pertanian harus mencakup keseluruhan yaitu dari hulu sampai hilir.

“Inovasi pertanian sebagai bentuk terwujudnya harapan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yaitu pertanian maju, mandiri dan modern,” tukas Dedi Nursyamsi. (adv)

Komentar

Berita Lainnya