oleh

Baku Tembak dengan Aparat Kepolisian, Pemilik Home Industri Senpira Tewas

SUMEKS.CO – Tim Buser Sat Reskrim Polres Ogan Komering Ilir melakukan penggerebekan Home Industri pembuatan senjata api ilegal di dalam hutan Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan komering Ilir, Jumat (13/3/2020).

Saat tim Buser Sat Reskrim Polres Ogan Komering Ilir melakukan penangkapan terhadap tersangka Jaaludin (35) warga Sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan komering Ilir, tersangka melakukan perlawanan dan mencabut pistol jenis FN yang ada di pinggang sebelah kanan, dan menodongkan ke arah petugas, sempat terjadi baku tembak dengan anggota Tim Buser Sat Reskrim Polres Ogan Komering Ilir, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka yang melakukan perlawanan hingga tewas tertembus timah panas Tim buser Polres Ogan Komering Ilir.

Tersangka Jaaludin (35) merupakan ahli pembuat senjata api rakitan jenis FN dan Revolver yang berada di hutan sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan komering Ilir.

Penggerebekan Home Industri pembuatan senjata api rakitan ini dalam rangka TO Ops Senpi Musi 2020 Sat Reskrim Polres OKI. Pada Ops Senpi Musi 2019 lalu, pernah dilakukan penangkapan terhadap tersangka, namun tersangka sempat lolos dan belari kedalam hutan.

Tersangka ini juga merupakan koordinator/penampung sekaligus penyedia lahan dan pemberi modal pembuatan senjata api rakitan di sungai Ceper, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan komering Ilir.

Turut juga diamankan barang bukti 1 Senjata api rakitan jenis FN, 2 Senjata api rakitan jenis Revolver, 12 butir peluru kaliber 9mm, 1 butir peluru kaliber 5,56 mm, 3 buah Magazine senpira jenis FN, 1 buah mesin bor, sejumlah selongsong peluru, 2 buah penjepit besi, lempengan besi senjata FN, 1 buah mesin Genset, 1 buah glock (senjata api) dalam keadaan rusak, per senjata api, seperangkat alat penghalus besi dan sejumlah alat perakitan senjata.(jal/tj)

 

 

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya