oleh

Baku Tembak, Empat Rampok Tewas, Berikut Foto-fotonya…

-Foto-36 views
MARTAPURA – Kawanan rampok sarang walet ditembak mati tim gabungan Polsek Buay Madang Timur dan anggota tim khusus (timsus) Satreskrim Polres OKUT. 
Keempat rampok yang tewas saat dilakukan identifikasi. foto: ist

Kawanan rampok ini melakukan perlawanan saat ditangkap. Keempatnya tewas dalam sebuah baku tembak selama kurang lebih setengah jam.

Korban Sumarno dan istrinya terlihat masih trauma. Foto: Sagala/Sumeks.

Mereka sebelumnya beraksi di kediaman Sumarno (47), warga Wonodadi, Kecamatan Buay Madang
Timur, Senin (7/1).

Kawanan ini mengincar rumah tersebut karena korban peternak sarang walet. Dengan leluasa, para bandit ini mengambil sarang walet (berat 5 kg)  yang baru dipanen, setelah menodongkan pistol dan samurai kearah korban.

Juga menggasak emas milik Waginem (49), istri korban dan barang berharga lainnya.

 

Kapolres OKUT dan jajaran ekspose kasus 4 perampok ditembak mati. Foto: Edward Sagala/Sumeks.

Peristiwa itu terjadi,Senin (7/1), pukul 02.00 WIB di wilayah BK 6. Keempat tersangkanya yakni Mu’asar (46), Trajet (nama samaran) dan Samsul (43), warga Way Kanan Lampung serta Saipulloh (43), warga Buay Madang Timur, OKUT.

Kapolres langsung memerintahkan jajaran Polsek Buay Madang Timur dipimpin kapolseknya, Iptu Arif Usman dibantu timsus dari Satreskrim Polres dipimpin Kasatnya, AKP M Ikang Ade Putra untuk melakukan pengejaran.

Senjata api milik pelaku yang digunakan saat melakukan perlawanan, hingga terjadi baku tembak. Foto: Edward Sagala/Sumeks.

“Anggota kemudian mendapatkan posisi mereka, terjadi kejar-kejaran antara keempat pelaku dengan anggota kita. Baku tembak pun tak bisa terelakkan,” kata Erlin.

Dengan senpi rakitan yang dimiliki, para pelaku menembaki petugas yang berusaha menangkap keempatnya.

Barang bukti sangkar Walet yang dibawa kawanan pelaku. Foto: Edward Sagala/Sumeks.

Terpaksa, anggota membalas tembakan. Dalam gerak cepat, akses di lokasi untuk kawanan itu melarikan diri ditutup petugas lewat pengepungan. Meski sudah terdesak, para bandit itu tak mau menyerah. “Alhasil, keempatnya terpaksa dilumpuhkan. Mereka semua meninggal di lokasi,” bebernya. (sal)

Komentar

Baca Juga