oleh

Bandara Lumpuh, Hong Kong Tak Sudi Diatur China!

Otoritas Bandara Hong Kong  membatalkan semua penerbangan yang belum terdaftar Sore ini setelah ribuan demonstran pro-demokrasi memenuhi bandara sambil membawa spanduk bertuliskan ‘Hong kong tidak aman’ dan ‘Polisi tidak tahu malu’.

Penumpang tidur di bandara karena sejumlah penerbangan dibatalkan. Foto-foto: AFP

“Semua penerbangan selain yang sudah terdaftar dan menuju Hong Kong dibatalkan hari ini,” ujar pernyataan Otoritas Bandara, seperti dilansir laman the Guardian, Senin (12/8).

Pihak berwenang mengatakan, lalu lintas menuju bandara juga terjebak macet dan lapangan parkir bandara penuh demonstran. Unjuk rasa di bandara ini sudah memasuki hari keempat.

Menengok Momen Penggantian Kiswa Kabah

“Sangat tidak nyaman buat orang. Saya tidak menyangka demonya akan berdampak besar seperti ini,” kata seorang mahasiswa Meagen Scantlebury. Dia dan kakaknya, Julian, besar di Hong Kong tapi kuliah di Inggris dan Australia. Mereka berdua tidak tahu kalau penerbangan dibatalkan.

Unjuk rasa yang sudah berlangsung sejak lebih dari dua bulan ini belum ada tanda-tanda akan mereda. Demonstrasi besar-besaran ini dipicu oleh rencana pemerintah Hong Kong yang akan meloloskan perubahan undang-undang ekstradisi.

Demonstran khawatir perubahan itu akan digunakan Pemerintah China untuk membungkam para penentangnya di Hong Kong. Dewan Legislatif Hong Kong saat ini dikuasai partai pro-Beijing

Bandara Hong Kong termasuk yang tersibuk di Asia dengan sekitar 75 juta penumpang hilir mudik di bandara ini pada tahun lalu.

Dalam jumpa pers sore ini, juru bicara kepolisian mengatakan mereka tidak akan ragu melepaskan tembakan gas air mata di bandara kepada para demonstran.

“Kami akan mengerahkan tindakan yang pantas (terhadap demonstran),” kata jubir kepolisian ketika ditanya apakah mereka akan melepaskan tembakan gas air mata terhadap para pendemo di bandara.(guard/int/afp)

 

Komentar

Berita Lainnya