oleh

Bang Japar Sumsel Komit Dukung Prabowo-Sandiaga

-Politik-560 views

PALEMBANG – Pelantikan Bang Japar (Jawara dan Pengacara) Sumsel 2019-2022  digelar di Hotel Grand Malaka, Minggu (20/1).

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Bang Japar Sumsel, R Mardian mengatakan, Bang Japar hadir karena ada ketidakadilan.

“Ketidakadilan berupa persekusi dan kriminalisasi terhadap ulama, serta banyak persoalan lain bangsa,  sehingga kita butuh para pejuang yang ikhlas,” ujarnya. 

Demi menegakkan keadilan, Bang Japar siap mengawal Pilpres pada setiap tahapannya. Mulai dari pemungutan suara, perhitungan dan rekapitulasi di TPS hingga KPU Provinsi.

“Kami siap mendukung Prabowo-Sandi,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketum Bang Japar pusat Fahira Idris berharap agar Bang Japar,  yang terdiri dari para jawara dan pengacara mampu menjaga wilayahnya masing-masing. Menjaga ulama dan masyarakat.

“Target kita di semua wilayah ada Bang Japar.  Kita juga harus mendukung TNI dan Polri dalam memberantas semua penyakit masyarakat. Misalnya, narkoba dan tawuran,” urainya. 

Saat Pilpres ini, lanjut Fahira, Bang Japar menyatakan dukungan untuk Prabowo-Sandi. “Kita akan menjaga TPS. Kita akan melaporkan kalau ada kecurangan,” tegasnya. 

Berdasarkan hitungan kalender sudah masuk 89 hari menuju Pilpres.  Anggota Bang Japar Sumsel harus mampu memenangkan capres Prabowo-Sandi.

Ishak Mekki, selaku Dewan Kehormatan Bang Japar Sumsel, berharap Bang Japar semakin menyebarluaskan dukungan untuk Prabowo-Sandi.

“Setelah dilantik, saya harap dapat terus membentuk kepengurusan di 17 kabupaten dan kota, dan ada ketua cabang di setiap kabupaten dan kota,” pintanya. 

Ditambahkan Ketua Komando Daerah Bang Japar Sumsel Iskandar Sahbani, dengan berkumpulnya ahli bela diri dan pengacara, maka pihaknya akan fokus membela ulama, menjaga NKRI, dan membela kaum tertindas.

“Saat ini ada kekuatan asing yang mengancam negara kita, masuknya banyak TKA, juga narkoba, serta hukum yang tidak tegak,” 

“Karena itu Indonesia perlu diselamatkan. Tiga bulan lagi pencoblosan Pilpres,  kita siap kawal TPS dan menjadi saksi yang tidak dibayar,” pungkas Iskandar.  (cj15)

Komentar

Berita Lainnya