oleh

Bangun Paud di Tanah Kuburan

-Headline-93 views

EMPAT LAWANG – Warga resah adanya pembangunan gedung pendidikan anak usia dini (PAUD) di atas tanah wakaf kuburan di Desa Muara Pinang Baru, Kecamatan Muara Pinang. Pembangunan gedung PAUD itu, memakai dana desa (DD) yang dilakukan Kepala Desa (Kades), izhar alias Ang.

Anehnya sang kades sepertinya tak peduli dan tetap melakukan pembangunan gedung diatas tanah yang dilarang warga itu. Kini proses pembangunan gedung PAUD itu, masih tahap pengecoran tiang besi.Tanpa beberapa tukang tengah sibuk bekerja dan bangun gedung diatas tanah yang dipenuhi ratusan nisan dan kuburan warga yang ada.

“Ini Kades tidak bener dan menyalahi aturan,” kata warga Muara Pinang yang tak mau disebutkan namanya itu. Buktinya bangun gedung PAUD diatas tanah wakaf kuburan, tanpa musyawarah dengan warga yang ada. Padahal pembangunan pakai DD itu, haruslah usulan dari warga dan disepakati bersama “Kades ini, telah semena-mena dan terindikasi menyalah gunakan wewenang yang ada,” kesalnya.

Tanah wakaf kuburan itu, memiliki luas setengah hektar yang dihibahkan pada zaman Kades, Abdul Rahman tahun 1984 – 1993 lalu. Yang anehnya lagi, sang Kades nekad membongkar gedung desa dan berubah menjadi lapangan bulu tangkis (badminton, red).

Akibatnya warga tak miliki tempat dan gedung untuk bertemu dan musyawarah sekarang ini. “Warga minta bongkar gedung PAUD yang dibangun diatas tanah kuburan ini,” tegasnya. Lalu lapangan badminton otu, harus juga dibongkar dan bangun kembali gedung desa yang ada.

Kades Muara Pinang Baru, Izhar, tak bisa ditemukan untuk konfirmasi pembangunan PAUD diatas tanah kuburan ini. Sementara dihubungi melalui handpone (HP) tak bisa dihubungi aliaa mati. Sementara Sekdes Muara Pinang Baru, zainal, mengaku, tidak dilibatkan dalam pembangunan gedung PAUD itu.

” Saya saja baru tahu adanya pembangunan gedung PAUD ini,” diakuinya. Atas permasalahan ini, petugas Inspektorat dan Dinas PMD akan turun ke lapangan dan mengecek pembangunan gedung PAUD diatas tanah kuburan itu.(yud)

Komentar

Berita Lainnya