oleh

Banjir Kembali Landa Desa Ujanmas

-Sumsel-2.037 views
SUNGAI ARE – Banjir lokal kembali landa Desa Ujanmas, banjir terjadi di karenakan curah hujan yang cukup deras selama beberapa jam melanda wilayah Kecamatan Sungai Are
Aliran air dari anak sungai di Desa Ujamas meluap dan mengakibatkan banjir, gorong – gorong yang menjadi aliran air yang memotong  jalan poros desa tersebut tidak mampu menampung material koral dan kayu yang terbawa arus air sehingga mengakibatkan sumbatan aliran air.
Banjir pada aliran anak sungai aik jambu biasa di sebut warga merupakan langganan banjir jika terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, hal tersebut di ungkapkan salah seorang warga yang tinggal di sekitaran lokasi banjir tersebut yakni Maradi (55).
Foto : Evan/HOS

Dikatakannya jika banjir terjadi sekitar pukul 14.00 dan membawa material seperti batang pohon dan koral yang terbawa air sehingga mengakibatkan tersumbatnya aliran air yang melalui gorong – gorong.

“Hujan terjadi sejak pukul 12.30 hingga pukul 16.00 sedangkan banjir terjadi sekitar pukul 14.00, arus air cukup deras dan  luapan air mengaliri  jalan poros serta satu rumah warga terkena dampak banjir dengan ketinggian sekitar 1 meter,” Ujarnya, Sabtu (20/4).
Tak hanya itu anak sungai aik anak jambu tersebut merupakan langganan banjir jika terjadi hujan yang deras, terhitung sudah tujuh kali banjir terjadi dan 3 diantaranya merupakan yang terbesar termasuk yang terjadi saat ini.
“Aliran anak sungai ini akan banjir jika hujan yang turun cukup deras, namun kali ini merupakan yang terbesar, dahulu pemerintah daerah dari PU juga sudah pernah datang dan memoto lokasi ini, namun hingga saat ini belum ada realisasinya terkait solusi agar banjir tidak lagi terjadi, harapan kami kiranya pemerintah benar benar dapat membantu kami memberikan solusi apakah akan membongkar gorong – gorong tersebut dan di jadikan jembatan atau solusi lainnya,” Imbuh Maradi.
Senada Nirwana salah seorang warga yang rumahnya terkena dampak banjir juga mengharapkan adanya solusi terkait banjir yang kerap melanda jika terjadi hujan, mengingat rumah tempat tinggalnya menjadi sasaran utama aliran air jika banjir terjadi.
“Saya sangat berharap sekali pemerintah bisa membantu memberikan solusi bagi kami yang terkena dampak banjir ini, karena jika terjadi banjir rumah kami pasti kemasukan air dengan ketinggian sekitar 1 meter lebih, selain itu material yang terbawa oleh banjir seperti koral dan batang pohon juga seringkali menumpuk di halaman rumah, dampak dari banjir tersebut,” Paparnya.
Sementara itu Camat Sungai Are Kodrat Bedoer S.sos juga turun langsung ke lokasi bersama Babinsa Aan Azis, melihat kondisi pasca banjir terjadi, ia menghimbau warga untuk melakukan gotong royong untuk membersihkan material pasir dan koral serta batang pohon yang terbawa banjir tersebut.
“Saya mendapat info jika di Desa ujanmas terjadi banjir dan bersama Babinsa Aan Azis langsung meninjau kelokasi, Tindakan yang kita ambil selain menurunkan alat berat untuk pertanian yang kita operasikan dalam mengatasi material koral dan pasir yang menyumbat, kita mengajak masyarakat untuk gotong royong bersama mengatasi dampak banjir ini,” Ungkapnya (cr3)

Komentar

Berita Lainnya