oleh

Bantu Korban Siklon Tropis Seroja NTT

MUARA ENIM – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyalurkan dana corporate social responsibility (CSR) senilai Rp150.024.046 bagi korban bencana angin kencang Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan bantuan tersebut diberikan Senior Manajer CSR PTBA Hartono melalui Asisten Bina Lingkungan Dan Komunitas Hartoyo kepada Gubernur NTT Viktor Laiskodat didampingi Lantamal TNI AL VII Kupang Brigjen IG Kampiang dan Pgs. Bupati Sabu Raijua Oskar, di Pelabuhan Seba, Kabupaten Sabu Raijua, pekan lalu.

Bantuan PTBA tersebut kemudian didistribusikan ke Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja Kupang NTT diterima Koodinator Logistik Posko Komando Tanggap Darurat Bencana, Serma Yohanes Pape.

Disampaikan Hartoyo, total nilai bantuan logistik dari PTBA untuk korban bencana siklon tropis seroja NTT sebesar Rp150.024.046, dengan rincian obat – obatan sebanyak 96 item, kain sarung 300 pieces, beras 5 kg 300 sak, mie 200 dus.

Kemudian air mineral 200 dus, gula kristal 1 kg 5 dus, susu sachet 30 dus, bubur bayi 10 dus, pembalut 5 dus, minyak goreng 800 ml 10 dus, kopi 10 dus, teh 6 dus, susu kental 4 dus, sambal meja 7 dus, kecap manis 7 dus, popok bayi 6 dus, dan seng 7 kaki 166 lembar.

Selain itu, PTBA juga menerjunkan tim ke lokasi bencana terdiri dari CSR, logistik, 1 orang leader, 2 orang tenaga medis, dan 6 orang rescue. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi melakukan pembongkaran logistik dari KRI Ahmad Yani ke kapal pengangkut dan penurunan di Dermaga Seba.

Pendistribusian logistik ke Posko BNPBD Sabu Raijua dan dapur umum serta koordinasi pembentukan posko kesehatan dengan Dinas Kesehatan Sabu Raijua, Camat Sabu Barat , Puskesmas Sabu Bara, dan Kepala Desa Titinalede

Pada kesempatan ini, atas nama Manejemen PTBA, Hartoyo menyampaikan rasa duka yang mendalam dan turut prihatin terhadap musibah bencana siklon tropis seroja yang dialami warga Sabu Raijua. “Semoga para korban diberikan kekuatan dan ketabahan atas cobaan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa,” kata Hartoyo, Selasa (20/4).

Hartoyo mengatakan tidak banyak yang bisa diberikan PTBA kepada warga korban siklon tropis seroja, selain bantuan logistik ini, yang dirasa Manajemen PTBA bisa membantu warga yang sangat membutuhkan beragam jenis kebutuhan logistik sehari-hari.

“Harapannya bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dapat bermanfaat. Meskipun kami dari jauh, hadirnya kami disini merupakan bentuk kepedulian PTBA kepada masyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjut dia.

Sementara itu, Kepala Desa Titinalede, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi NTT mewakili warga, mengucapkan terima kasih kepada PTBA yang datang jauh – jauh dari Provinsi Sumatera Selatan membantu korban angin kencang siklon tropis seroja dengan membawa segala macam bantuan logistik yang memang sangat diperlukan warga.

“Kami ucapkan terima kasih kepada PTBA telah menjenguk kami dan telah membantu kebutuhan logistik. Kami yakin bantuan dari PTBA sangat besar manfaatnya untuk warga,” ucapnya.

Seperti diketahui hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang akibat Siklon Seroja terjadi di wilayah NTT pada Sabtu 3 April 2021, pukul 08.00 WITA. Wilayah NTT yang terdampak Siklon Seroja meliputi Kota Kupang, dan sejumlah Kabupaten seperti Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, Ende, Sabu Raijua, Alor, Kupang, Belu, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Manggarai, Manggarai Timur, dan Nageko.

Akibat bencana ini diketahui 181 orang meninggal, 47 orang hilang, 258 orang luka – luka, 12334 orang mengungsi, 17.124 unit rumah rusak berat, 13.652 unit rumah rusak ringan dan 35.733 unit rumah rusak ringan. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya