oleh

Bantuan Sekolah Cair, Bank BRI Lubuklinggau Diserbu

 

SUMEKS.CO, LUBUKLINGGAU –  Bantuan anak dari Program Indonesia Pintar (PIP) dan Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) cair. Ratusan masyarakat menyerbu Bank BRI Cabang Lubuklinggau. Terlihat pula anak-anak sekolah mendapingi orang tunya memgambil dana bantuan.

Kerumunan massa tak terelakan di depan bank BRI yang berada di Jl Garuda, Kelurahan Pasar Pamiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.

Salah satu orang tua siswa, Yeyen, warga  RT 06, Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat I mengaku sudah antri sejak pukul 06.00 Wib pagi. Sementara sudah pukul 10.00 wib belum disuruh masuk.

Dia mengaku sudah datang ke bank pada Jumat (16/4) lalu. Namun disuruh pulang dulu, dan disuruh datang lagi Senin ini. “Kesini kami pakai ongkos ojek. Sekali berangkat Rp 13 ribu. Kami harap bisa dapat hari inilah,” keluhnya.

Yeyen ingin mencairkan dana bantuan anak sekolah, dan harus hadir bersama anak yang bersangkutan. Disamping itu harus membawa akte, buku lapor, juga KK/KTP orang tua. “Anak saya kelas 3 SD, di SD 06 Lubuklinggau. Bantuan yang didapat Rp 450 ribu,” katanya.

Kepala Cabang Bank BRI Lubuklinggau, Sindu Bayu Adi mengatakan sebenarnya pencairan dana bantuan anak sekolah ini bisa di cabang BRI dimanapun. Terjadi penumpukan masyarakat ini, karena saat bersamaan pencairam bantuan anak sekolah, dan penerima bantuan presiden usaha mikro (BPUM).

“Sedangkan untuk kejadian sudah kami antisipasi, kami sudah prediksi sejak pagi, karena sudah terlihat ada antrian,” katanya. Pihaknya sudah meminta bantuan ke pihak kepolisian dan Pol PP, untuk membantu menertipkan antrian.

“Jadi untuk hari ini, yang baru datang kami arahkan untuk datang lagi besok harinya. Sementara yang masih bertahan ini adalah mereka yang sudah daftarkan diri pekan lalu,” katanya.(cj17)

Komentar

Berita Lainnya