oleh

Banyak ASN Tak Ngantor Lagi Usai Istirahat

EMPAT LAWANG – Tim gabungan yang terdiri dari Inspektorat, BKPSDM dan Pol-PP Kabupaten Empat Lawang melakukan sidak ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.

Sidak dimulai Kamis (4/07) sekitar pukul 13.30 WIB dan dibagi menjadi dua tim. Di perkantoran Pemkab Empat Lawang dan perkantoran di Jalan Noerdin Pandji atau Jalan Poros.

Kasat Pol-PP Chandra mengatakan, sesuai dengan perintah Wakil Bupati Yulius Mulana, bahwa usai istirahat makan siang tim melakukan sidak di seluruh kantor.

“Sesuai perintah pak Wabup, bahwa hasil sidak ini, akan ditindak tegas mulai penurun pangkat, gaji berkala dan TPP dan sampai pemeberhentian sebagai pejabat (non job),” kata Chandra.

Dijelaskannya, kantor di Jalan Poros sudah banyak sepi. Bahkan ada kantor sudah digembok. Padahal jam menunjukkan masih jam 13.55 WIB, artinya masih jam kantor.

Kabid Mutasi BKPSDM, Nizom mengungkapkan, hasil sidak ini segera dilaporkan ke Wabup. Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan, hampir 70 persen ASN tidak hadir dan tidak ada di tempat dengan alasan istirahat, namun tidak ke kantor lagi.

“Ya hampir 70 persen ASN tidak hadir,” tegasnya.

Terpisah Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana menegaskan, sidak ini dilakukan karena banyaknya laporan dari masyarakat. Karena saat mereka hendak berurusan, ASN-nya tidak ada di tempat.

“Tujuanya untuk menata kembali, kedispilinan ASN, dari hasil sidak ini akan kami tindak lanjuti, akan kami kurangi TPP dan akan kami nonjobkan,” tegasnya.

Ditambahkan Yulius, penomena ASN malas dan tidak disiplin ini bukan hal yang pertama. Bahkan dirinya kesal karena ada kantor yang sudah dikunci dan kantor hanya ditunggu 1 tks, padahal masih jam kantor.

“Setiap Bupati dan Wabup tidak ada di tempat, maka mereka ikut-ikutan tidak ngantor dan dalam waktu dekat ini kami akan memberikan sanksi dan tidak akan menunggu sampai mutasi nanti,” tuturnya.

Dan untuk ASN yang melakukan Dinas Luar (DL) itu harus ada izin dari Bupati dan Wakil Bupati. “Tanpa izin dari kami, dianggap tidak hadir dan sudah ada perbupnya,” pungkasnya. (eno)

 

 

Komentar

Berita Lainnya