oleh

Banyak Warga Kena Sanksi Push Up di Empat Lawang

EMPATLAWANG – Penegakan disiplin Protokol Kesehatan di Kabupaten Empat Lawang mulai diterapkan. Bagi pelangar atau masyarakat yang tidak menggunakan masker berikan sanksi fisik, Senin (14/9).

Warga yang tidak pakai masker diberi sanksi push up

Sanksi tersebut berupa push up dan menyayikan lagu Indonesia Raya, pengucapan Pancasila serta membersihkan sampah.

Untuk mengawal itu, dikomadoi Polres Empat Lawang bersama TNI, Instansi pada Pemeritah Dearah, BPBD dan Pol PP telah membentuk tim penegakan Dispilin.

Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu Sik mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan itu melaksanakan kegiatan Ops Yustisi di beberapa titik diantaranya jalan protokol Ibu kota Empat Lawang, dan kawasan Pasar Pulo Emas.

Sasarannya yaitu penegkan disiplin bagi masyarakat untuk mengunakan masker dan sosialisai Protokol Kesehatan.

“Ya, dalam pelaksanaan ops Yustisi penegakan disiplin prokes ini kita masih menemukan masyarakat yang belum mengunakan masker, mereka (pelangar, red) diberikan sanksi sebatas peringatan tindakan fisik berupa Push Up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya,” kata Kapolres.

Dikatakannya, untuk di kawasan pasar dan jalan protokol serta sarana publik lainnya. Sanksi berupa hukuman fisik seperti push up akan diterapkan, terutama bagi mereka yang tidak mengenakan masker.

“Ketika memang perlu diberi tindakan disiplin maka tujuannya untuk menyadarkan masyarakat bahwa protokol kesehatan ini penting,” ujarnya. Wahyu berharap, penegakan disiplin mampu menyadarkan masyarakat agar angka penularan Covid-19 di Empat Lawang bisa ditekan.

Dalam Ops Yustisi tersebut masih banyak masyarakat yang melanggar prokes, tidak pakai masker dan diberikan sanksi berupa pungut sampah 5 orang, menyanyikan lagu Indonesia Raya 30 orang, mengucapkan Pancasila 25 orang dan push up 55 orang. (eno)

 

Komentar

Berita Lainnya