oleh

Bareskrim Kembali Tetapkan Tersangka Hoaks Surat Suara Tercoblos

JAKARTA – Penyidik Bareskrim Mabes Polri kembali menetapkan tersangka pembuat rekaman hoaks tujuh kontainer  yang mengangkut surat suara tercoblos.

Pelaku yang diketahui bernama Bagus Bagnatara alias Bagus Bawana Putra ditangkap petugas di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/1).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pelaku sduah diamankan sejak kemarin (8/1) di Bekasi, Jabar.

“Tersangka bernama B ditangkap di Bekasi. Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Bareskrim Polri,” kata Dedi.

Diketahui, hoaks mengenai tujuh kontainer surat suara pemilu yang sudah tercoblos tersebar melalui sejumlah platform, seperti YouTube dan WhatsApp.

Hoaks itu berupa rekaman suara seorang lelaki yang menyatakan:

Ini sekarang ada tujuh kontainer di Tanjung Priok sekarang lagi geger, mari sudah turun. Dibuka satu. Isinya kartu suara yang dicoblos nomor 1, dicoblos Jokowi. Itu kemungkinan dari Cina itu. Total katanya kalau 1 kontainer 10 juta, kalau ada 7 kontainer 70 juta suara dan dicoblos nomor 1. Tolong sampaikan ke akses, ke pak Darma kek atau ke pusat ini tak kirimkan nomor telepon orangku yang di sana untuk membimbing ke kontainer itu. Ya. Atau syukur ada akses ke Pak Djoko Santoso. Pasti marah kalau beliau ya langsung cek ke sana ya”.

Setelah KPU dan Bawaslu melakukan pengecekan bersama pihak Bea Cukai, dipastikan bahwa informasi tujuh kontainer surat suara pemilu yang sudah tercoblos adalah hoaks.

Dikabarkan sebagai Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo. (net/dom)

Komentar

Berita Lainnya