oleh

Baru di Rehap Jembatan di komplain Warga

-Sumsel-113 views

MURATARA – Baru di rehap, masyarakat keluhakan kondisi jembatan di Desa Lesung Batu, kecamatan rawas ulu, tidak memuaskan. DPRD Muratara melalui komisi III bidang pembangunan, bakal panggil Dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan.

Nita warga Kecamatan Rawas Ulu, Muratara menuturkan, banyak masyarakat di desa mereka mengeluhkan mengenai hasil renovasi jembatan penghubung desa mereka. Pasalnya, belum satu tahun perbaikan dilakukan sudah banyak di komplain warga.

“Pondasi jembaan idak sesuai, jadi jembatan terlalu dekat dengan aliran sungai. Banyal warga yang protes, kalau banjir besak pasti jembatan itu hanyut,” timpalnya. Warga mengaku sudah melaporkan permasalaan itu ke pemerintah desa, untuk ditindak lanjuti dengan maksimal.

Sementara itu, sejumlah perwakilan warga dari Desa lesung Batu, Rawas Ulu sempat mendatangi DPRD Murtara dan mengadukan hal serupa. Anggota DPRD Muratara, komisi III  yang menyambut perwakilan warga mengaku akan secepatnya melakukan pemanggilan terhadap dinas terkait.

“Tadi memang ada warga dari Lesung batu  yang melapor mengenai pembangunan jembatan di desa mereka,” kata anggota komisi III DPRD Murataa, I Wayan Kocap.

Menurutnya, masyarakat mengeluhkan renovsi jembatan lantaran pondasi jembatan, tidak sesuai sehingga membat jembatan terlalu dekat dengan aliran sungai. “Kita akan cek itu, jadi jangan sampai pembangunan dilakukan asal asalan. Ini uang negara untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Dia mengungkapkan, akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan meminta mereka menjelaskan hasil pembangunan jembatan itu. “jangan asal terima 100% saja, mesti di cek bangunan sesuai atau tidak. Pihak eksekutif mesti dengar itu, kalau tidak mau dengar silakan nanti petugas penegak hukum yang masuk, jangan merugikan negara,” ungkapnya.

I Wayan Kocap mengkritisi, pembangunan yang dilaksanakan Pemda Muratara, masih 50 : 50. Baik secara kuantitas maupun secara kualitas. “jika dikatakan bagus semua, buktinya banyak juga pembangunan yang baru satu bulan sudah hancur. Kalau dikatakan jelek semua, tapi ada pembangunan yang bagus sesuai target,” timpalnya.

Selain masalah jembatan di desa lesung batu, DPRD juga mendapat laporan sejumlah keluhan lainny, seperti pembangunan bronjong yang longsor, jembatan retak di rawas ilir dan pembangunan talud dan embung yang tidak sesuai.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya