oleh

Baru Pindah Kos, Mahasiswi di Surabaya Bunuh Diri

-Nasional-1.230 views
SURABAYA – Seorang mahasiswi Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya ditemukan tewas gantung diri. Di teralis jendela kamar kosnya, Jalan Nginden Baru IV, Kecamatan Sukolilo, Selasa (22/1) pukul 19.00. Korban diketahui bernama Desiana, 19, warga Poso, Sulawesi Tengah.

Petugas Polsek Sukolilo yang mendapat laporan, langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Dan memeriksa korban. Dugaan sementara korban tewas karena gantung diri.

Dari data yang dihimpun. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh teman kos korban Ima Himatul, 24, dan Betsy Tiurma, 19. Awalnya Betsy mendapat telepon dari pacar korban yang tidak bisa menghubungi korban malam itu.

Ia meminta tolong Betsy untuk melihat keadaan korban. Betsy yang curiga langsung mengetuk pintu kamar korban namun tidak ada jawaban. “Pacarnya telepon menggunakan video call. Ia meminta Betsy untuk mencari keberadaan korban,” kata Kapolsek Sukolilo, Kompol Ibrahim Ghani, Rabu (23/1).

Setelah mengetuk pintu kamar kos beberapa kali tidak ada jawaban.  Betsy bingung dan meminta tolong ke Ima. Ia memanggil Ima untuk membantunya memanggil korban. Namun, keduanya tetap tidak mendapat jawaban.

Hingga akhirnya mereka mengambil inisiatif menggeser lemari yang menutup jendela kamar korban. “Saat dibuka, ditemukan kondisi kepala korban menggantung menghadap ke dalam kamar,” terangnya.

Mendapati hal itu, kedua saksi langsung melaporkan kejadian itu. Ke perangkat kelurahan setempat dan diteruskan ke Polsek Sukolilo. Dari hasil pemeriksaan fisik korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. “Motifnya masih kami dalami. Kami juga tidak menemukan pesan apapun di lokasi kejadian,” jelasnya.

Ibrahim Ghani menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai motif korban bunuh diri. Pihaknya belum mengetahui pasti karena minim kesaksian. “Korban baru Minggu (20/1) lalu pindah kos. Teman kosnya juga belum tahu benar korban seperti apa,” ungkapnya.

Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Supranoto menambahkan. Mengenai indikasi korban nekat gantung diri karena asmara atau cekcok dengan pacarnya. Pihaknya belum bisa memastikan. “Kami juga cek isi ponselnya tidak ada yang mengarah ke sana. Kami sudah amankan pisau dan tali yang digunakan korban gantung diri untuk penyelidikan,” pungkasnya. (gun/nug/rud)

Komentar

Berita Lainnya