oleh

Basma Jadi Kekuatan di Madura

MADURA – Madura punya Basma untuk memenangkan Capres dan Cawapres paslon nomor 01 di Madura. Basma adalah Barisan Santri Kyai ma’ruf Amin. Yang di dalamnya sejumlah putra kiai atau yang biasa disebut Lora se-Madura. Menurut salah satu pendiri Basma, yakni Lora Syamsudin. Pergerakan Basma dalam menjaring suara adalah dengan cara door to door warga khususnya warga Nahdliyin.

“Ya, setelah ini kami akan mendatangi rumah-rumah saudara kami (warga NU). Kami akan ajak mereka semua untuk memilih Kiai Ma’ruf pada 17 April mendatang,” tandas Ra Uud, sapaan karib Lora Syamsudin. Ketika silaturahmi Lora se-Madura bersama Gus Syauqi (putra Kiai Ma’ruf Amin) di Sampang, Madura, Sabtu malam (16/2).

Ra Uud meyakini, ajakan para putra kiai ini akan disambut oleh warga Madura. Pasalnya, mayoritas warga Madura adalah pengikut paham aswaja. “Ya, masak sih, orang NU diajak memilih orang NU (Kiai Ma’ruf Amin) tidak mau?,” katanya. “Kami yakin, gerakan ini membuat kubu sebelah khawatir. Mereka pasti pusing tujuh keliling saat ini,” ujar Ra Uud.

Ra Uud juga meyakini, pada Pilpres nanti, Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno akan kalah. “Hasil Pilpres 2019 akan berbeda dengan Pilpres 2014. Kami meyakini, Prabowo akan kalah,” tandasnya.

Sementara itu, Gus Syauqi mengaku senang kiai dan Lora di Madura satu suara memenangkan Jokowi-KMA. Dukungan warga NU sangat dibutuhkan khususnya untuk Kiai Ma’ruf. Mengingat, tujuan mantan Rais Aam PBNU itu mencalonkan diri sebagai cawapres untuk kepentingan warga NU.

“Abah ngomong sendiri ke saya, kalau beliau menerima tawaran jadi capres bukan untuk dirinya sendiri. Akan tetapi untuk kepentingan bangsa, terutama warga NU,” kata Gus Oqi.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya