oleh

Baturaja Heboh, Warga Temukan Ikan Aligator di Sungai Ogan, Benarkah? 

BATURAJA – Media sosial (medsos) Instagram (IG) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dihebohkan dengan viral kabar ditemukannya ikan Aligator Gar (Atractosteus Spatula) di perairan Sungai Ogan.

Disebutkan Ikan yang berbentuk seperti kepala buaya ini ditemukan dalam kondisi mati di Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan. Belum diketahui pasti siapa yang menemukan dan berapa ukuran ikan Aligator tersebut.

Spontan unggahan tersebut banyak mendapat respon netizen di Kabupaten OKU. Beragam tanggapan dilontarkan terkait kabar ditemukannya ikan asal berasal dari perairan di Amerika dan Amazon tersebut.

“Biso ganggu ikan laen itu. Ikan predator dak kenyang kenyang . Bisa punah galo ikan laen di sungai kito,” tulis Yusuf, dalam komentarnya di IG.

Kades Kelumpang Ruzalmi ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kabar adanya temuan Ikan Aligator di daerahnya. “Belum terdengar Pak. Kabar soal temuan Ikan Aligator itu,” kata Ruzalmi, dikonfirmasi kemarin (13/1).

Terpisah Kadin Perikanan dan Peternakan OKU, Dra Hj Tri Aprianingsih ketika dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui kabar adanya temuan Ikan Aligator tersebut.

Pihaknya akan mengecek soal temuan ikan tersebut. Karena di desa sudah ada kelompok pengawasan perairan sungai dan perikanan. Ditegaskan Tri, masyarakat tidak boleh melepaskan ikan jenis tertentu yang dilarang pemerintah.

“Karena bisa mengancam habitat ikan lain dan merusak alam,” ujar Tri. Karenanya dalam restocking ikan di Sungai, pihaknya juga tidak melepas ikan yang bisa berpengaruh dengan habitat ikan lain di Sungai, seperti Ikan Gabus.

Ikan jenis Aligator dilarang dipelihara tertuang dalam Undang Undang Nomor 31 Tahun 2004 dan diubah dengan Undang Undang Nomor 45 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.

Ada ancaman pidana dan denda bagi yang memelihara ikan tersebut. Bahkan melepaskan ke perairan umum bisa dikenai hukuman pidana penjara 10 tahun dan denda Rp 2 miliar. (bis)

 

Komentar

Berita Lainnya